Sekda Bekasi Mengadu ke Penjabat Gubernur Jabar

Sekda Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji mengadu ke Penjabat Gubernur Jawa Barat Muhammad Iriawan soal polemik kepemimnpinan di wilayahnya.

Sekda Bekasi Mengadu ke Penjabat Gubernur Jabar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sekretaris Daerah Bekasi 

SEKRETARIS Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji mengadu ke Penjabat Gubernur Jawa Barat Muhammad Iriawan soal polemik yang terjadi antara dirinya dengan Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah.

Surat bernomor 032/399 - Setda tertanggal 30 Juli 2018 ini, berisi tentang empat poin yang menggambarkan situasi dan kondisi pemerintahan wilayah setempat saat ini.

Kepala Bagian Humas pada Sektetariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, Sajekti Rubiah menjelaskan, poin pertama yang disampaikan adalah pendekatan kepemimpinan Ruddy yang dinilai tidak bisa menciptakan lingkungan birokrasi serta kondisi ketentraman dan keteriban di masyarakat.

Salah satu contohnya, Ruddy tidak melakukan komunikasi yang baik dan penjadwalan administrasi audiensi yang tidak dipenuhi dengan para tokoh dan ulama beberapa waktu lalu.

"Bahkan adanya unjuk rasa oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (Ormas) yang meminta saudara Ruddy untuk mundur dari posisinya," kata Sajekti di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Selasa (31/7/2018).

Sajekti mengatakan, poin kedua tentang pernyataan dan tindakan Ruddy dalam proses penyelesaian masalah internal di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi.

Terutama soal penyelesaian masalah netralitas Sekda yang tidak dilakukan secara proporsional dan profesional dengan melibatkan media massa dan media online.

"Perbuatannya menimbulkan prasangka dan ketidaknyamanan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama pemangku jabatan struktural dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing," ujarnya.

Kemudian poin ketiga tentang kepemimpinan Ruddy yang dianggap tidak mampu membangun pola hubungan dan komunikasi yang baik dengan Sekda, Kepala Dinas/Badan, Camat dan pejabat struktural eselon III hingga eselon IV.

Dampaknya, kata dia, tidak terciptanya koordinasi serta mengganggu penyelenggaraan birokrasi pemerintahan yang sebelumnya berjalan dengan baik dan efektif.

Terakhir, poin keempat soal laporan Pj Wali Kota Bekasi ke Bareskrim terhadap Sekda Kota Bekasi dengan dugaan melakukan ujaran kebencian, pencemaran nama baik dan perbuatan yang tidak menyenangkan serta perbuatan makar kepada Ruddy.

"Pesan yang disampaikan ini mewakili seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang diteruskan pak Sekda ke Pj Gubernur Jawa Barat menjelang masa akhir jabatannya," ucap Sajekti.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved