Antrean di Terminal Transit Bandara Soekarno-Hatta Membeludak, Maskapai Diminta Ikut Sediakan Bus

Masyarakat begitu senang menggunakan fasilitas ini, sehingga jumlah penumpangnya terus meningkat.

Antrean di Terminal Transit Bandara Soekarno-Hatta Membeludak, Maskapai Diminta Ikut Sediakan Bus
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Antrean penumpang di Transit Oriented Development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

ANTREAN panjang di gedung transit oriented development (TOD) alias Terminal Transit Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, diduga karena euforia masyarakat terhadap fasilitas gratis namun nyaman.

Hal tersebut diungkapkan oleh Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang. Ia menjelaskan, jumlah bus yang tersedia sampai saat ini sekitar 26 bus.

“Terkait apa penyebab sampai horor antreannya, sejauh ini menurut catatan kami karena bertumpuknya penumpang di antara pukul 06.00 sampai pukul 08.00. Sedangkan di luar jam tersebut tidak ada penumpukan,” ujar Febri dalam keterangan kepada Warta Kota di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (31/7/2018).

Baca: Horornya Antrean Penumpang di Terminal Transit Bandara Soekarno-Hatta

Febri menyatakan, persoalan kekurangan bus tidak bisa hanya dibebankan kepada PT Angkasa Pura II (Persero), perlu ada kerja sama dan dukungan dari berbagai stakeholder.

“Kami sedang mengajak pihak airlines dan yang lain untuk mau menyediakan bus. Baru satu yang sudah bersedia, Lion Air. Rencananya Agustus mereka akan mengoperasikan satu bus tambahan,” ungkapnya.

Febri mengakui situasi akan ketertarikan masyarakat kepada TOD Bandara Soekarno-Hatta, mengejutkan. Masyarakat begitu senang menggunakan fasilitas ini, sehingga jumlah penumpangnya terus meningkat.

Baca: Australia Kagumi Kekuatan Masyarakat Indonesia Atasi Aksi Terorisme

“Kami mengimbau maskapai lain memiliki sensitivitas yang sama. Sebab, penumpang ini lebih didominasi karyawan airlines,” kata Febri.

Diberitakan Warta Kota sebelumnya, para pengguna jasa Bandara Soetta mengeluhkan pelayanan yang mengecewakan di Terminal Transit atau TOD. Mereka memarkir kendaraannya di TOD, kemudian memasuki area bandara menggunakan shuttle bus. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help