Saat Presiden Soeharto Cepat Mengenali Pertanyaan Pesanan, Dia Langsung Menyelidik

Pertanyaan itu menjadi menarik karena diketahui Soeharto tidak lain hanya merupakan pertanyaan titipan.

Saat Presiden Soeharto Cepat Mengenali Pertanyaan Pesanan, Dia Langsung Menyelidik
YouTube
Soeharto di puncak kekuasaannya di tahun 1994, dia cepat mengenali pertanyaan titipan, yang disampaikan melalui seorang siswa SD. 

SAAT presiden berdialog dengan murid SD sudah menjadi tradisi yang selalu dilakukan oleh Presiden Soeharto di masa kekuasaannya.

Sebagai presiden dengan kekuasaan yang sangat besar, kala itu, tahun 1994, di hari Anak Nasional, ada dialog antara dia dan sejumlah siswa SDN.

Dialog itu menjadi perbincangan hangat karena seorang bocah SD di Sulawesi Tengah, yang jauh dari hingar bingar berita nasional, kemudian, bisa mengajukan pertanyaan kritis.

Baca: Jawaban UAS yang Ditawari Uang Rp 1 Miliar Hingga Rp 1 Triliun Agar Jangan Bicara Keras

Baca: Saat Jatuhnya Tetes Air Mata Pak Harto, Tangisi Kepergian Ibu Tien

Sehingga, ketika orang dewasa saja sulit menyusun pertanyaan yang baik, juga wartawan, apalagi kala itu, pertanyaan tidak bisa diajukan secara semaunya.

Di masa itu, belum ada otonomi daerah, seperti ketika kemudian Presiden Soeharto tidak lagi berkuasa seperti saat ini.

Soeharto dikenal sebagai pemimpin yang mempunyai kemampuan strategi yang hebat, sehingga dia bisa berkuasa, selama 32 tahun.

Stabilitas di era kekuasaannya lebih terjaga, stabilitas pangan juga bisa dikendalikan, sampai kemudian dia lengser.

Setelah 20 tahun reformasi, rakyat kembali merindukan sosok Soeharto dan Orde Baru.
Setelah 20 tahun reformasi, rakyat kembali merindukan sosok Soeharto dan Orde Baru. (Al Jazeera)

Ketika Soeharto lengser, reformasi mengubah sejumlah hal, yang di antaranya sudah dikenali Soeharto, saat berkuasa.

Karena itu, di masa kekuasaannya, Soeharto merupakan kepala negara dan kepala pemerintahan yang sangat kuat.

Tidak pernah ada pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung seperti sekarang.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved