Pencurian

Rumah Kos di Kabupaten Tangerang Jadi Sasaran Komplotan Pencuri

Pelaku diketahui bertempat tinggal tak jauh dari lokasi kejadian perkara yakni sekitar 2,5 kilometer dari rumah korban.

Rumah Kos di Kabupaten Tangerang Jadi Sasaran Komplotan Pencuri
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas memperlihatkan barang bukti kasus pencurian di rumah kos Sepatan, Kabupaten Tangerang. 

WARTA KOTA, SEPATAN ---  Rumah warga Sepatan, Kabupaten Tangerang, disatroni komplotan maling yang beraksi  subuh hari. Para penjahat ini mengincar rumah kos.

Salah satu dari pelaku, FS (25), dibekuk polisi. Untuk 'melumpuhkannya', polisi menembak kaki pencuri tersebut, akhir pekan lalu.

Pelaku diringkus setelah menggasak barang berharga milik korban di Kampung Gurudung, Desa Mekarsari, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, akhir pekan lalu.

Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Sugiarto menjelaskan, tersangka melancarkan aksinya bersama rekan-rekannya.

"Dia (FS) beraksi sama dua teman lainnya. (Rekan tersangka) Masih dalam pengejaran," ujar Gusti di Mapolsek Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (30/7/2018).

Baca: Dua Pelaku Pencurian Motor Dibekuk saat Razia Kendaraan Bermotor di Cengkareng Barat

Gusti menjelaskan, saat itu para pelaku beraksi sekitar pukul 05.00 WIB. Para pelaku mencongkel jendela untuk masuk ke kamar indekos. Alat congkel yang dipakainya berupa pahat yang dimodifikasi.

"Tersangka berhasil masuk ke rumah kontrakan korban dan mengambil hape, tas serta dompet," ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan fakta - fakta dari perkara tersebut. Berselang beberapa jam, polisi menemukan titik terang.

Pelaku diketahui bertempat tinggal tak jauh dari lokasi kejadian perkara yakni sekitar 2,5 kilometer dari rumah korban.

Baca: Pelaku Pencurian Kembali Di-dor Polisi

"Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, saat itu tidak melakukan perlawanan," kata Gusti.

Namun, ketika diminta untuk menunjukkan rumah pelaku lainnya, dia menolaknya. Lantas, FS berusaha kabur.

"Saat pelaku tersebut kabur, kami melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali tapi tidak diindahkan. Terpaksa kami tindak tegas terukur yang mengenai betis kaki kanannya," ujarnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved