Pijat Bayi Sebaiknya Dilakukan Ibu, Jangan Tugas Ini Dikerjakan Baby Sitter atau Orang Lain

Kenapa harus memijat sendiri? Karena pijat merupakan sentuhan cinta. Bonding antara ibu dan anak itu penting.

Pijat Bayi Sebaiknya Dilakukan Ibu, Jangan Tugas Ini Dikerjakan Baby Sitter atau Orang Lain
Kompas.com/shutterstock
Bayi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Doktor dr Ina Rosalina SpA(K) MKes MHKes, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mengatakan, pijat bayi merupakan salah satu program Kemenkes yang disosialisasikan kepada masyarakat, baik di perkotaan maupun di daerah.

Pijat bayi, kata Ina, sebaiknya dilakukan sendiri oleh ibunya.

Jangan sampai tugas penting ini malah dikerjakan oleh baby sitter atau orang lain.

Baca: Metode Pijat, Ada Istilah Gerakan saat Memijat Bayi dan Perhatikan Sebelum Memijat

Sekurang-kurangnya, pijat dilakukan oleh ayah atau nenek apabila ibu berhalangan.

"Jadi, kami mengajar ibunya memijat sendiri. Kenapa harus memijat sendiri? Karena pijat merupakan sentuhan cinta. Bonding antara ibu dan anak itu penting," kata Ina beberapa waktu lalu.

"Bolehkah dipijat oleh bapak? Boleh saja dipijat oleh bapak atau neneknya, tapi paling baik oleh ibunya sendiri," katanya.

Ina mengatakan, bayi yang dirawat di tempat penitipan anak dengan bayi yang dirawat sendiri oleh ibunya, meski sama-sama dipijat, tentu pertumbuhannya lebih baik yang dirawat sendiri oleh ibunya, karena ada sentuhan cinta.

Makanya, berbahagialah ibu-ibu yang masih bisa memijat bayinya dengan baik.

Ritual pijat bayi selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), katanya, sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal bayi.

Baca: Ternyata Ada Manfaat Pijat untuk Bayi, Bisa Jadi Perhatian Bagi Ibu yang Baru Melahirkan

Oleh karena setelah melewati usia dua tahun, pertumbuhannya sulit dikejar.

"Untuk itu, sejak lahir pijat bayi sehari sekali sampai berumur kira-kira satu tahun sehingga pertumbuhannya menjadi bagus," kata Ina.

"Selain pijat, jangan lupakan juga kasih makan yang betul dan imunisasi yang betul, beri stimulasi sedini mungkin," katanya.

Ina mengatakan, pijat bayi sudah dilakukan sejak masa sebelum masehi, yang biasanya dilakukan agar bayinya tidur nyenyak.

Baca: Tips Aman Memijat Bayi

Bayi tidak dipijat, tumbuh kembangnya bisa tetap bagus. Tapi dengan dipijat, lebih bagus lagi. Yang perlu juga diperhatikan ibu adalah, saat memijat, pusatkan perhatian kepada si anak.

"Kami dari Kementerian Kesehatan, khususnya Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional, sangat mendukung pijat bayi ini. Tapi ingat, harus dipijat oleh ibunya sendiri, bukan oleh susternya," katanya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help