Ojol dan Parkir Liar, Pekerjaan Rumit Pemprov DKI

Jumlah pengemudi ojek online yang cukup besar membuat Pemprov DKI Jakarta kewalahan untuk mengamankan ruas jalan utama

Ojol dan Parkir Liar, Pekerjaan Rumit Pemprov DKI
Warta Kota/Feryanto Hadi
Driver ojek online saat menunggu penumpang di depan pertokoan. 

JUMLAH pengemudi ojek online (Ojol) yang cukup besar membuat Pemprov DKI Jakarta kewalahan untuk mengamankan ruas jalan utama yang kerap digunakan para ojol berkumpul menunggu penumpang.

Meskipun sudah sering dirazia oleh Dinas Perhubungan, bahkan dilakukan cabut pentil motor, namun ojol tak kapok.

Di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan, jalan utama masih diwarnai pemandangan kelompok ojol yang mangkal.

Di Jalan Iskandarsyah Raya, tepatnya di sisi Pasaraya Blok M, hampir tiap hampir jadi tongkrongan ojol.

Seperti pantauan Warta Kota, Senin (30/7) sore, bahkan di bawah rambu dilarang parkir, puluhan sepeda motor ojol parkir menanti penumpang.

Parkir bahkan berseret hingga jelang terminal Blok M.

Banyaknya penumpang di kawasan itu menjadi alasan utama para driver berkumpul di sana.

Rusdy (37), driver ojol, mengatakan, banyaknya ojol yang parkir di bahu jalan di kawasan itu lantaran tidak adanya area parkir khusus bagi driver ojol di perkantoran di sana.

Sementara, penumpang di kawasan itu menurutnya cukup bagus.

"Kalau saya habis nganterin orang ke sini. Berhenti bentar siapa tahu dapat penumpang sekalian jalan pulang ke Kebayoran (Lama)," kata Rusdy ditemui di kawasan Terminal Blok M.

Di kawasan Gandaria City, Kebayoran Lama, para ojol juga tersebar di sepanjang jalan sambil berharap mendapatkan penumpang.

Situasi lalulintas di sana terkadang di perparah dengan adanya aktifitas parkir liar di seberang area mal.

"Masalah ini harus diselesaikan baik-baik. Memang diakui jumlah ojol sekarang sangat banyak. Sedangkan belum banyak gedung kantor atau mal yang sediakan parkir khusus ojol. Kita aja harus bersaing dapat penumpang. Tapi ya itu, rezeki nggak akan kemana," katanya.

Pemandangan sama juga bisa disaksikan di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, tepatnya di depan Bank Mega.

Deretan ojol tiap hari mangkal di kawasan itu. Sudin Perhubungan Jaksel berkali-kali melakukan penghalauan, namun upaya itu sia-sia.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved