Bisnis Kuliner

Merasakan Menu Favorit Para Pahlawan di Kedai Havelaar

Bulan Agustus selalu terasa istimewa bagi bangsa Indonesia. Rasa nasionalisme selalu terasa menggelora saat 17 Agustus di hari Kemerdekaan RI.

Merasakan Menu Favorit Para Pahlawan  di Kedai Havelaar
Kedai Havelaar 

BULAN Agustus selalu terasa istimewa bagi bangsa Indonesia. Rasa nasionalisme selalu terasa menggelora saat 17 Agustus di hari Kemerdekaan RI.

Namun bagi pemilik kedai Havelaar, Yusephine dwi sulistyawati (53) atau biasa disapa Lies, rasa nasionalisme harus dikobarkan terus menerus. Tidak hanya di bulan Agustus.

Sejak memutuskan membuka restoran yang berada di bilangan Kelapa Gading, Lies sudah tertarik mengusung konsep nasionalisme.

Nama kedai diambil dari novel Max Havelaar karya Multatuli.

Novel Max Havelaar dianggap sebagai tonggak membangkitkan kesadaran nasionalisme Indonesia.

Tidak hanya nama kedai, pengunjung restoran juga mendapati gambar-gambar tokoh nasionalisme di dinding.

Di setiap meja diberi alas berupa kertas yang menyerupai koran lama yang berisi berita-berita tempo 'doeloe'.

Menambah rasa nasionalisme pada menu yang disajikan diberi bendera kecil berisi kutipan pahlawan nasional.

Tak lupa lagu-lagu yang dikumandangkan secara 'lamat-lamat' pun berisi lagu-lagu nasional.

"Kami memang suka sejarah. Sejak awal membuka restoran, konsep yang kami tawarkan adalah nasionalisme, kebangsaan, pancasila, bhineka Tunggal Ika. Kami ingin berkomitmen terus menjaga rasa dan jiwa nasionalisme terutama kepada mereka yang berkenan mampir di Kedai Havelaar," kata Lies yang ditemui Warta Kota pekan lalu.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help