Home »

News

» Jakarta

Asian Games 2018

Kejahatan Konvensional Jadi Perhatian Kapolri saat Pengamanan Asian Games 2018

Polri dan TNI menggelar rapat koordinasi kesiapan pengamanan Asian Games 2018 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018).

Kejahatan Konvensional Jadi Perhatian Kapolri saat Pengamanan Asian Games 2018
Kompas.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

WARTA KOTA, SEMANGGI---Polri dan TNI menggelar rapat koordinasi kesiapan pengamanan Asian Games 2018 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018).

Dalam rapat tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan fokus pengamanan terhadap kejahatan konvensional.

"Kerawanan lain (yang juga menjadi fokus pengamanan Asian Games 2018) adalah kejahatan konvensional. Seperti copet, jambret, begal, dan lain-lain," kata Tito usai acara tersebut.

Baca: Lions Club dan INAPGOC Tinjau Kali Sentiong

Pengamanan dalam perhelatan yang digelar mulai 18 Agustus hingga 2 September 2018 itu telah dilakukan oleh empat polda, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Sumatera Selatan.

"Prinsip dari acara ini adalah persiapan pengamanannya. Kami tidak fokus di tanggal 18 Agustus sampai 2 September, tapi kami sudah melaksanakan pengamanan jauh sebelum tanggal 18. Karena ada beberapa pertandingan dilaksanakan sebelum tanggal 18, yaitu tanggal 7 Agustus 2018 itu sudah mulai," katanya.

Baca: Mobil Penyapu Jalan Dikerahkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jaga Kebersihan saat Asian Games

Artinya, kata Tito, kontingen-kontingen official tim advance sudah datang awal Agustus.

Bahkan ada yang sudah datang sebelumnya untuk cek lokasi pelatihan.

"Operasi pengamanan ini juga akan selesai bukan di 2 September 2018. Tapi sampai dengan tamu kita kembali secara resmi. Kontingan terakhir kembali secara resmi itulah momentum kami menghentikan operasi," kata Tito.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help