Inilah Aplikasi untuk Jembatani Vendor di Sektor Energi dengan Konsumen

Era digitalisasi perdagangan saat ini mulai merambah sektor energi. Salah satunya adalah dengan munculnya aplikasi niaga elektronik GazEgaz.com.

Inilah Aplikasi untuk Jembatani Vendor di Sektor Energi dengan Konsumen
Peluncuran aplikasi GazEgaz.com di Jakarta pekan lalu. 

ERA digitalisasi perdagangan saat ini mulai merambah sektor energi. Salah satunya adalah dengan munculnya aplikasi niaga elektronik (e-commerce) GazEgaz.com milik PT GazEgaz Pasifik Internasional.

Aryo Handono, selaku IT Digital Profesional GazEgaz mengatakan, pembuatan aplikasi GazEgaz.com tujuannya untuk menjembatani vendor di sektor energi dengan konsumen.

"Dengan aplikasi ini harapannya, proses transasksi semakin cepat. Apalagi saat ini, untuk membeli barang, kontraktor harus melalui proses tender," kata Aryo saat peluncuran aplikasi GazEgaz.com di  Jakarta Selatan, pekan lalu.

Lebih lanjut Aryo menjelaskan, proses tender itu biasanya membutuhkan waktu tiga bulan.

Namun, jika dalam jangka waktu itu administrasi bisa gagal dan proyek bisa tertunda.

Dengan kehadiran aplikasi ini, kata Aryo proses pengadaan tidak membutuhkan waktu lama.

"Nantinya, vendor yang ingin menjual produknya di aplikasi tersebut harus membayar Rp 20 juta sebagai biaya pendaftaran sebagai anggota. Saat ini sudah ada 152 anggota, dengan 7520 produk lokal," katanya.

Menurut Aryo, semua produk yang dijual melalui aplikasi niaga elektronik GazEgaz adalah buatan dalam negeri.

"Dengan begitu, platform ini bisa membantu perekonomian Indonesia. Semua dari dalam negeri. Makanya produk kita mendukung lokal konten. Supaya industri dalam negeri kita berjalan," katanya.

Lebih lanjut, Aryo mengatakan, setiap perusahaan yang hendak membeli barang, lebih dahulu membuat akun di GazEgaz.com.

Halaman
12
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved