Asian Games 2018

Pengusaha Tempe di Sekitar Kali Item Menolak Berhenti Produksi Selama Asian Games 2018

“Masalahnya kan tempe itu makanan pokok orang Indonesia, jadi nggak mungkin selama satu bulan tuh nggak ada tempe."

Pengusaha Tempe di Sekitar Kali Item Menolak Berhenti Produksi Selama Asian Games 2018
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Petugas Oranye menggunakan perahu memunguti sampah di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (29/7/2018). 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK--- Produksi usaha tempat dan pengusaha tempe dituding sebagai penyebab bau tak sedap dari Kali Item, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Namun hal itu tidak serta merta membuat para pengusaha menghentikan operasi pembuatan tempe selama Asian Games 2018.

Seorang pengusaha tempe, Mukromin (33) mengatakan, pihaknya keberatan apabila berhenti beroperasi selama Asian Games 2018.

Alasannya, produksi tempe tidak bisa dilepaskan begitu saja dari masyarakat.

“Masalahnya kan tempe itu makanan pokok orang Indonesia, jadi nggak mungkin selama satu bulan tuh nggak ada tempe," ucap  Mukromin, Minggu (29/7/2018).

Baca: Cairan Mikroba Ditebar di Kali Item agar Tidak Bau

"Kemarin aja waktu harga kacang kedelai naik, pada sibuk kan nyariin tempe,” katanya.

Mukromin mengaku heran tentang pemberitaan yang memuat bahwa pabrik tempe yang ada selama ini, menjadi penyebab munculnya bau tidak sedap dari Kali Item.

Pasalnya sejak dibuka pada tahun 1970, warga sekitar tidak ada yang mengeluh.

Apalagi selama ini dia mengaku sangat berhati-hati membuang limbah seperti menyediakan tempat pengolahan limbah atau septic tank dan mengolahnya sebelum dialirkan ke kali.

Baca: Hilangkan Bau Tak Sedap, Kali Item Bakal Disemprot Pewangi

“Ketika nantinya septic tank itu sudah penuh, air limbah akan dengan sendirinya keluar dan mengalir ke Kali Item dalam kondisi bersih dan tidak berbau, jadi sudah dinetralisir,” ucapnya.

Hal itu dilakukan supaya masyarakat yang tinggal di sekitar pabriknya, tidak terganggu limbah  produksi tempenya dan mereka bisa bekerja seperti biasanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help