Berita Populer

TGB Zainul Majdi Bicara di Depan Ulama Internasional: Jangan Berteriak di Mana-mana Atas Nama Islam

"Jangan kita biarkan orang-orang yang tidak memiliki otoritas yang memadai untuk bicara tentang Islam, berteriak di mana-mana mengatasnamakan Islam"

TGB Zainul Majdi Bicara di Depan Ulama Internasional: Jangan Berteriak di Mana-mana Atas Nama Islam
Warta Kota/Alex Suban
Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi yang bergelar Tuan Guru Bajang seusai berkunjung di Kantor Redaksi Warta Kota Tribun Network, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018) sore. 

KETUA Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengimbau masyarakat menjaga keutuhan umat dengan tidak membiarkan siapapun berteriak destruktif yang dapat memecah belah umat.

Hal itu disampaikan TGB dalam sambutannya pada Konferensi Internasional Moderasi Islam dengan tema Moderasi Islam dalam Persfektif Ahlussunnah Wal Jama'ah yang digelar di Masjid Habbul Wathan Islamic Center, Jumat (27/7/2018) hingga Sabtu (28/7/2018).

"Jangan kita biarkan orang-orang yang tidak memiliki otoritas yang memadai untuk bicara tentang Islam, berteriak di mana-mana mengatasnamakan Islam. Mari kita suarakan suara Al Azhar,

Mari kita suarakan ahlussunnah wal jama'ah. Karena dengan suara itu, keutuhan kita sebagai bangsa dan sebagai umat akan terjaga,” jelasnya disambut tepuk tangan peserta konferensi.

Sejumlah ulama ternama dari berbagai negara yang merupakan alumni Al Azhar menghadiri konferensi internasional itu. Mereka di antaranya mantan rektor Universitas Al Azhar Prof Dr Ibrahim Hud Hud, Imam Besar Masjid Syaikh Abdul Qodir Jaelani Baghdad Irak Dr Anas Mahmud Kholaf dan Dosen Ushul Fiqh & Alumni Al Azhar Al Syarif asal Suriah Dr Muhammad Darwis.

TGB yang juga gubernur NTB juga menyoroti kondisi sejumlah negara Islam, termasuk di Suriah dan Irak.

Baca: TGB: Tak Relevan Bicara 2019 Kalau Keadaan Kita Seperti Suriah dan Afganistan

Baca: Mantan Relawan Jokowi: TGB Hengkang dari Partai Demokrat karena Ingin Berburu Sesuatu

Baca: Najwa Shihab Ungkap Keganjilan Sel Dihuni Setya Novanto di Lapas Sukamiskin

Menurutnya, negara-negara itu terus berkonflik karena hilangnya moderasi Islam yang digantikan oleh pandangan-pandangan ekstrem.

Hal itu kemudian menyebabkan terbelahnya umat Islam.

“Kita mendengar ada seruan seruan jihad di Suriah. Apa buah dari seruan-seruan itu? Buahnya hanya satu, kehancuran peradaban yang dibangun dari satu pondasi ke pondasi lainnya...seketika bangunan peradaban yang kokoh itu hancur lebur, karena permusuhan, kebencian dan peperangan, pelajaran yang sangat mahal," TGB.

Menghargai Perbedaan

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help