Asian Games 2018

Soal Libur saat Asian Games 2018, Sejumlah Kepsek Baru Tahu dari Medsos 

PEMPROV DKI Jakarta berencana meliburkan sejumlah sekolah yang letaknya bersinggungan dengan jalur perjalanan dari Wisma Atlet menuju Venue.

Soal Libur saat Asian Games 2018, Sejumlah Kepsek Baru Tahu dari Medsos 
Istimewa
ASIAN Games 2018 

PEMPROV DKI Jakarta berencana meliburkan sejumlah sekolah yang letaknya bersinggungan dengan jalur perjalanan dari Wisma Atlet menuju Venue Asian Games 2018.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMAN 24 Jakarta, Sunaryanto menyatakan sudah mengetahui hal tersebut meski belum mendapatkan arahan resmi dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Sudah tahu, tapi belum dapat informasi resmi dari dinas. Arahannya belum resmi. Kalau dilihat dari lokasinya memang termasuk yang diliburkan," ungkap Sunaryanto saat dikonfirmasi, Kamis (26/7/2018).

SMAN 24 Jakarta terletak di Jalan Lapangan Tembak Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lokasi sekolah memang berjarak sangat dekat dengan kompleks SUGBK.

Terkait kurikulum sekolah yang memiliki jumlah murid sebanyak 500 siswa tersebut, Sunaryanto pun menjelaskan masih menunggu arahan Dinas Pendidikan.

"Belum ada arahan dari Dinas Pendidikan. Karena kami kan sekolah negeri dan mendukung nilai-nilai kebangsaan, kami sifatnya mengikuti arahan saja. Karena kebetulan ada siswa kami yang mengisi tarian Saman saat pembukaan Asian Games juga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 21 Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan mengetahui kabar bahwa sekolahnya menjadi salah satu sekolah yang diliburkan melalui media sosial.

"Saya baru dapat dari medsos, belum dapat dari dinas terkait, Dinas Pendidikan. Makanya saya ngga berani memberikan informasi resmi kepada anak-anak dan guru. Tapi memang sudah ramai di medsos. Di grup WA itu sudah menuliskan SMAN 21 libur murid-muridnya," kata Taga.

Lokasi SMAN 21 Jakarta terletak di Jalan Tanah Mas Raya yang berdekatan dengan venue Asian Games cabang olah raga pacuan kuda. Hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer saja.

Namun demikian, Taga telah mempersiapkan sejumlah tugas yang harus dikerjakan oleh 752 siswa di SMA tersebut. Hal itu masih akan dibicarakannya kepada dewan guru usai keluar pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan.

"Kami akan berikan tugas mandiri berkaitan dengan Asian Games dan mata pelajaran lain. Saya akan bicarakan dengan teman-teman guru berkaitan hal ini."

"Jika memang Dinas Pendidikan meliburkan, ya kita akan membuat tugas mandiri dan kelompok ke anak-anak," ucapnya.

Taga memberikan contoh, misalnya anak-anak akan diminta untuk mewawancarai atlet dan wisatawan asing yang nantinya akan mengunjungi venue pacuan kuda.

"Gambaran saya mungkin ada kewajiban nonton, buat observasi, wawancara atlet asing biar bisa belajar bahasa inggrisnya terlatih. Kemudian kita juga ada bahasa mandarin, mereka terapkan bagaimana mewawancarsi orang-orang asing."

"Jadi kesempatan kita untuk berinteraksi dengan negara lain. Ini baru pemikiran saya belum ke dewan guru," tutur Taga.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help