Jakarta Modest Fashion Week

Portal Pakaian Online Turki Lirik Pasar Indonesia 

Bisnis perintis bidang fesyen asal Turki ingin melebarkan sayapnya di Asia dan Jakarta akan dijadikan kantor cabang wilayah Asia.

Portal Pakaian Online Turki Lirik Pasar Indonesia 
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
HAVVA Kahraman, Brand Manager Modanisa, portal pakaian online Turki, di sela-sela konferensi pers peluncuran koleksi Rasit Bagzibagli di Gandaria City di ajang Jakarta Modest Fashion Week, Kamis (26/7/2018). 

SEBAGAI negara muslim terbesar di dunia, Indonesia menarik untuk dijadikan pasar produk, termasuk busana muslim.

Bisnis perintis bidang fesyen asal Turkipun ingin melebarkan sayapnya di Asia. Jakarta akan dijadikan kantor cabang untuk wilayah Asia.

Brand Manager Modanisa Havva Kahraman mengatakan, Modanisa merupakan portal pakaian online asal Turki. Diluncurkan pada 2011, Modanisa merupakan portal pakaian online Turki pertama dan menjadi nomor satu di negara dengan ibukota Ankara ini.

Setiap bulan menerima 15 juta pengunjung dan mengirimkan pesanan ke pelangan di lebih dari 120 negara. Saat ini mendukung 500 merek dan desainer, di mana di antara mereka memasok 70.000 produk beragam dari pakaian santai hingga gaun malam, olahraga dan pakaian renang, serta aksesoris fesyen.

Havva mengakui selama inipun sudah banyak menerima pesanan dari Indonesia. Namun tidak sedikit yang urung karena ongkos kirim yang mahal.

"Ongkos kirimnya bisa mencapai 20 dolar AS (1 dolar = Rp 15.000 jadi sekitar Rp 300.000, red). Masih mahal karena Turki ke Indonesia jauh," ujar Havva saat konferensi pers peluncuran koleksi Rasit Bagzibagli di Gandaria City di ajang Jakarta Modest Fashion Week, Kamis (26/7/2018).

Mengenai desainer Rasit Bagzibagli, Havva mengatakan, pria asal Turki yang lahir di London ini karyanya telah mendunia. Beberapa desainnya telah digunakan pesohor seperti Paris Hilton, Doutzen Kroes dan Petra Nemcova.

Selain itu ia juga memiliki pelanggan di antaranya di negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Havva optimis, koleksi busana dari Rasit ini bisa membuka pasar lebih besar di Indonesia. Terlebih Turki di mata masyarakat Indonesia pun bukan negara asing. Terutama lewat opera sabun dan pariwisata Turki.

“Kami bersemangat untuk mengulang kesuksesan ini dengan kolaborasi internasional yang baru. Jakarta Modest Fashion Week terbukti telah menjadi sebuah pertunjukan yang luar biasa di Indonesia dan kawasan Timur Jauh," ujarnya.

Pemotretan

Selain mengikuti ajang JMFW yang berlangsung dari 26 hingga 29 Juli 2018 di Gandaria City, keseriusan Modanisa juga dengan mengunjungi Bali untuk pemotretan fesyen Modanisa edisi terbaru.

Bila memang sambutan pasar di Indonesia positif, pembukaan cabang Modanisa di Jakarta sebagai pusat Modanisa Asia bakalan segera terwujud.

Ia positif koleksi yang ditampilkan Modanisa bisa menarik konsumen. Terlebih, konsumen Indonesia menyukai fesyen yang beragam, baik motif, warna, maupun bahan. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help