Nurul Shock Anggota Keluarganya Jadi Korban Kecelakaan Odong-odong di Cakung

"Ada yang jarinya putus, kalo gak salah namanya ipah, nah yang luka bagian kepala itu namanya bu yana, kayaknya mau dioperasi,

Nurul Shock Anggota Keluarganya Jadi Korban Kecelakaan Odong-odong di Cakung
Warta Kota/Joko Supriyanto
Anak-anak dan ibu-ibu yang terluka menjalani perawatan medis di RS Islam Pondok Kopi pasca truk tabrak odong-odong di Cakung. Jumat (27/7). 

NURUL (40) salah seorang warga yang keluarganya menjadi korban kecelakaan odong-odong di Jalan Dr. Rajiman Widyodiningrat, Cakung, Jakarta Timur mengaku shock akan peristiwa tersebut.

Pasalnya keluarganya yang bernama Exel dan Siti Rohimah (39) harus menjalani pemeriksaan tim medis. Keduanya mengalami luka yang cukup serius yakni bagian bibir dan jari tangan.

Baca: Truk Tabrak Odong-Odong, 8 Anak-Anak Terluka

"Ada keluarga saya yang kena. Ibu sama anak, kedua emang lagi naik odong-odong itu, nah ibunya ini jari kelingkingnya sobek karena kena besi, nah anaknya bibirnya itu sobek juga kayaknya kena aspal jadi harus operasi sore ini," kata Nurul saat ditemui di RS Pondok Kopi, Jumat (27/7/2018).

Anak-anak dan ibu-ibu yang terluka menjalani perawatan medis di RS Islam Pondok Kopi pasca truk tabrak odong-odong di Cakung. Jumat (27/7).
Anak-anak dan ibu-ibu yang terluka menjalani perawatan medis di RS Islam Pondok Kopi pasca truk tabrak odong-odong di Cakung. Jumat (27/7). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Nurul, mengaku saat kejadian tersebut dirinya sedang berada di rumah, ketika itu Siti Rohimah yang jarinya sobek dengan belumuran darah pulang ke rumah, menceritakan apa yang telah dialami.

Kondisi tersebut membuat keluarga yang ada di rumah panik, akhirnya Siti bersama anaknya dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi Jakarta Timur.

Tak hanya dialami oleh salah satu anggota keluarganya, beberapa tetangganya pun juga turun menjadi korban.

"Pasti panik mas, soalnya di situ cerita ditabrak, soalnya saya tahu pas naik itu odong-odongnya banyak yang naik, pikiran udah kemana-mana pastinya," katanya.

Sementara itu, Nina (37) salah seorang warga mengatakan bahwa cukup banyak anak-anak yang terluka atas kejadian tersebut, seperti yang terjadi pada anaknya.

Namun kondisinya tidak begitu parah, melainkan hanya luka lecet di bagian tangan kirinya.

"Bersyukur ngak parah, tapi kasihanya yang lain itu ada luka di pipi, tangan, kepala, parah banget kayaknya pas kejadian kenceng terus keguling langsung jatuh ke aspal, soalnya anakn saya aja sampai masuk ke saluran air," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan ada satu orang yang mengalami luka berat di bagian kepala dan satu orang luka bagian jari hingga putus.

"Ada yang jarinya putus, kalo gak salah namanya ipah, nah yang luka bagian kepala itu namanya bu yana, kayaknya mau dioperasi, saya juga kurang tahu," katanya.

Dirinya mengungkapkan bahwa, naik odong-odong memang sudah menjadi hal biasa di lingkungan wilayahnya.

Bahkan dirinya pun kerap kali mengajak anaknya naik odong-odong untuk menghibur anaknya.

"Ya udah sering emang, kalo anak pengen aja. Biasanya kan liat temennya naik itu naik, ya kita sebagai orang tua ikut juga. Kalo kejadian seperti ini baru pertama kali. Makannya saya juga kaget tadi," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved