PPDB 2018

Hasil Investigasi PPDB Banten, Mulai dari Pejabat Bermasalah hingga Jual Beli Kursi 

Teguran keras, mutasi, hingga pemecatan bisa menjadi rekomendasi dari pemberian sanksi jika terbukti bersalah dalam proses PPDB ini.

Hasil Investigasi PPDB Banten, Mulai dari Pejabat Bermasalah hingga Jual Beli Kursi 
Istimewa
ILUSTRASI Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 

PENYEBAB kekusutan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten mulai menemui titik terang.

Berbagai macam temuan ditemukan pada proses PPDB yang berlangsung pada tahun ini tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Inspektorat Banten, Kusmayadi.

Ia menjelaskan pihaknya melakukan investigasi dan menindaklanjuti sejumlah aduan dari masyarakat.

"Investigasi hampir rampung, sudah jadi naskah. Tinggal diberikan kepada Gubernur," ujar Kusmayadi saat dijumpai Warta Kota di SMKN 2 Kota Tangerang, Kamis (26/7/2018).

Dalam pekan ini, ia akan melaporkan hasil penelusuran tersebut kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Baca: Diperiksa Ombudsman RI, Disdik Jabar Akui Banyak Siswa Titipan dalam PPDB SMAN di Depok

Baca: Jangan Sampai Ada di Banten, Siswa Dipersulit Kelulusannya karena Terganjal Biaya!

Baca: Semasa Kecil Bung Karno Punya Kekuatan Supranatural, Saat Pidato Bikin Orang Banyak Terkesima

Kemudian memanggil oknum pejabat yang terlibat pada Senin (30/7/2018) mendatang.

"Memang ada dua pejabat yang bermasalah, makanya sistem PPDB online menjadi berantakan," ucapnya.

Oknum pejabat ini berada di ruang lingkup Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Mereka berinisial TD dan DN.

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help