Ganti Warna Dasar Pelat Nomor Kendaraan Jadi Putih, Ini Alasan Polisi

Mabes Polri mengungkapkan alasan rencana penggantian warna dasar pelat nomor polisi kendaraan, yang semula hitam menjadi putih.

Ganti Warna Dasar Pelat Nomor Kendaraan Jadi Putih, Ini Alasan Polisi
istimewa
ILUSTRASI 

MABES Polri mengungkapkan alasan rencana penggantian warna dasar pelat nomor polisi kendaraan, yang semula hitam menjadi putih.

Nantinya warna angka pada pelat yang semula putih, akan berganti menjadi hitam. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, hal ini dilakukan guna mengoptimalkan upaya pelayanan dan faktor-faktor keselamatan serta ketertiban lalu lintas.

"Korlantas akan mengubah spek. Spek itu spesifikasi teknis daripada pelat nomor itu. Semangatnya adalah kita akan mengoptimalkan upaya-upaya dalam pelayanan dan faktor-faktor keselamatan, ketertiban lalu lintas," ujar Iqbal di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2018).

Baca: Soal Peluang Jadi Cawapres Jokowi, Airlangga Hartarto: Kita Tunggu Sesudah Pilkada Ya

Ia menjelaskan, pergantian warna dasar pelat ini akan membantu polisi mengetahui kendaraan mana saja yang melanggar aturan lalu lintas. Data pelanggar akan terkoneksi dengan Traffic Management Center (TMC) Korlantas Polri.

"Nanti dalam spek itu, dalam pelat nomor yang nanti akan diubah, itu akan terkoneksi kepada Traffic Management Center kita yang berbasis IT. Nanti itu pelat nomornya seperti aplikasi face recognition," ungkap Iqbal.

"Nanti ketika misalnya kena CCTV dan lain-lain, itu akan langsung ter-detect kendaraan milik siapa, nomor mesin, sampai nomor rangka dan lain-lain. Kita akan mengurangi angka kecelakaan di situ, kemacetan, terus juga unsur-unsur tindak pidana," sambung mantan Kapolrestabes Surabaya itu.

Baca: Jokowi Naikkan Gaji Babinsa 771 Persen Mulai Bulan Depan, Paling Kecil Bakal Terima Rp 2,7 Juta

Jenderal bintang satu itu juga mengatakan, tak akan ada lagi peneguran atau pemberhentian oleh polisi, apabila masyarakat melanggar tata tertib lalu lintas.

Karena, dengan pergantian warna pelat nopol ini, Korps Bhayangkara berencana menerapkan sistem e-tilang.

"Misalnya kenapa itu melebihi kecepatan. Kami langsung saja menghubungi si driver dan menyampaikan bahwa anda melebihi kecepatan. Rencananya untuk semua jenis kendaraan. Intinya peningkatan pelayanan dan faktor keselamatan dan tertib lalu lintas," paparnya. (Vincentius Jyestha)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help