Beras Kemasan Ukuran 200 Gram Kurang Diminati di Kota Bekasi

Keberadaan beras kemasan yang digagas Budi Waseso, di Kota Bekasi kurang diminati pembeli.

Beras Kemasan Ukuran 200 Gram Kurang Diminati di Kota Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Keberadaan beras kemasan (sachet) yang digagas Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Budi Waseso, di Kota Bekasi kurang diminati pembeli. 

WARTA KOTA, BEKASI---Keberadaan beras kemasan (saset) yang digagas Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Budi Waseso, di Kota Bekasi kurang diminati pembeli.

Dari 50 bungkus yang dikirim petugas sejak awal bulan ini, belum ada pelanggan yang membeli beras yang dijual seharga Rp 2.500 per bungkus ini.

Salah seorang penjual beras sachet, Dwi Ari (37) mengatakan, beras kemasan sebetulnya lebih cocok menyasar pekerja yang menghuni indekos.

Baca: Setelah Beras Sasetan, Buwas Tidak Ingin Ada Lagi Operasi Pasar

Soalnya lebih praktis dan dibungkus dengan rapi.

Sementara kalangan rumah tangga, kebanyakan membeli beras dalam bentuk satuan liter.

Hal ini mengingat jumlah anggota rumah tangga biasanya lebih dari dua orang yakni, suami, istri dan anak.

"Di daerah sini banyak indekos, tapi mereka tidak ada yang beli mungkin karena kurang sosialisasi," kata Dwi saat ditemui di warung kelontongnya di Perumahan Rawa Ruko Mas, Jalan Permata Raya Nomor 116, Kampung Bojong Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jumat (27/7/2018).

Baca: Cegah Mafia Lakukan Penimbunan, Beras Sasetan Bulog Bakal Dijual Rp 2.000

Dwi mengatakan, mengalami keterbatasan dalam mempromosikan keberadaan beras tersebut.

Selama ini dia hanya mengandalkan informasi secara lisan kepada konsumennya yang datang ke tokonya untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

"Kadang saya share (bagikan) informasi ke grup WhatsApp supaya teman saya tahu bahwa ada beras sachet yang praktis dan murah," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help