Tekan Penyelewengan, Depok Gelar Diklat Pengelolaan Dana BOS Bagi Kepsek

BKPSDM Depok menggelar pendidikan dan latihan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi kepala sekolah.

Tekan Penyelewengan, Depok Gelar Diklat Pengelolaan Dana BOS Bagi Kepsek
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pemkot Depok menggelar diklat penggunaan dana BOS bagi para kepala sekolah untuk menekan tingkat kesalahan atau penyelewengan. 

BADAN Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok menggelar pendidikan dan latihan (diklat) pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi kepala sekolah atau perwakilan sekolah tingkat SD di Depok.

Diklat kali ini diikuti 60 kepala sekolah atau perwakilan SD Negeri di Depok dan digelar selama 4 hari di Hotel New Ayudha, Cipayung, Bogor, mulai Rabu (25/7/2018) sampai Sabtu (28/7/2018) mendatang.

Kepala BKPSDM Kota Depok Supian Suri mengatakan diklat digelar agar sekolah tidak salah dalam mengelola dana BOS yang nanti bisa dianggap penyelewengan dana.

"Biar mereka memiliki kemampuan dan pemahaman yang sama, sehingga pengelolaan dana BOS bisa efektif serta sesuai dengan juknis dan juklak yang ada," kata Supian kepada Warta Kota, Kamis (26/7/2018).

Ia mengatakan pada tahun 2018 ini pihaknya akan menggelar diklat semacam ini sebanyak 3 kali untuk semua kepala sekolah, bendahara atau perwakilan semua sekolah tingkat SD dan SMP Negeri di Depok.

"Sementara untuk SMA karena sudah menjadi kewenangan provinsi, akan dilakukan oleh Pemprov Jabar," kata Supian.

Menurutnya dalam setiap gelaran diklat, akan diikuti oleh 60 orang perwakilan sekolah "Jadi karena nanti akan kami gelar 3 kali, maka akan diikuti 180 orang perwakilan sekolah negeri di Depok baik SD dan SMP," katanya.

Untuk diklat berikutnya bagi 120 perwakilan sekolah lainnya, kata Supian, akan digelar di Bogor dan Jakarta, dalam waktu dekat ini atau bulan Agustus mendatang.

Diharapkan kata Supian dengan diklat ini maka pengelolaan dana BOS di seluruh SD Negeri dan SMP Negeri di Depok, akan berjalan semakin baik dan berkesinambungan.

"Tidak ada pengelolaan dana BOS yang salah," kata Supian.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved