Minta Pemerintah Tutup Tambang Freeport, Ini Empat Kejahatan Perusahaan Itu Menurut Amien Rais

Amien Rais mengungkapkan, selama ini Freeport melakukan empat kejahatan.

Minta Pemerintah Tutup Tambang Freeport, Ini Empat Kejahatan Perusahaan Itu Menurut Amien Rais
ISTIMEWA
Logo PT Freeport Indonesia 

KETUA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendesak Pemerintah Indonesia menutup tambang Freeport di Papua.

Amien Rais mengungkapkan, selama ini Freeport melakukan empat kejahatan, sehingga ia meminta tambang yang dikelola perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu ditutup.

Yang pertama, ungkap Amien Rais, Freeport telah melakukan kejahatan lingkungan. Dia mengatakan, limbah Freeeport dibuang ke sungai-sungai dan tanah-tanah subur di Papua.

Baca: Kata Caisar, Intan Jatuh Cinta kepadanya pada Pandangan Pertama

"Pertama kejahatan lingkungan. Sejak 50 tahun lalu, rata-rata limbah yang dibuang ke berbagai sungai dan tanah subur di sekitar sungai, mencapai 700 ribu ton per hari," ucap Amien Rais saat menjadi pembicara Seminar Nasional 'Menggugat Kesepakatan Pengelolaan Tambang Freeport', di Ruang Rapat KK I Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

"Diperkirakan beberapa tahun lagi jumlah limbah bakal mencapai 6 sampai 7 miliar ton per hari," sambungnya.

Kejahatan kedua, lanjut mantan Ketua MPR itu, adalah pengemplangan pajak yang dilakukan Freeport. Saat berkunjung ke Kota Tembagpura, Amien Rais mengaku melihat alat-alat berat yang masuk tak membayar pajak ke Indonesia.

Baca: Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 2018 Cuma 73 Persen, Belum Mencapai Target KPU

"Kejahatan kedua adalah pengemplangan pajak oleh Freeport. Tahun 1996 saya pernah menginap di Kota Tembagapura. Saya berkesempatan lihat langsung penambangan. Saya dikasih tahu insinyur UI, ITB, dan UGM, bahwa Freeport memasukkan alat-alat berat pertambangan bebas pajak, karena Freeport merasa suatu negara kecil di atas negara Indonesia," bebernya.

Ketiga, papar Amien Rais, Freeport melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap masyarakat Papua yang sering berdemonstrasi.

"Supaya Freeport ditutup, juga banyak korban tembak mati terhadap orang-orang yang berusaha mengais satu dua gram emas di lembah buangan limbah Freeport," ucapnya.

Baca: Kotak Kosong Menang di Makassar, Partai Gerindra Bilang Itu Cara Rakyat Menghukum Jusuf Kalla

Sedangkan kejahatan keempat Freeport menurut Amien Rais, adalah menjadikan Indonesia sebagai corporate state, sehingga negara membiarkan aparat keamanan, pertahanan, hukum, dan birokrasinya tunduk sepenuhnya di bawah keputusan korporasi internasional yang berada di luar jangkauan negara.

"Negara tidak mampu mengatur," ucapnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved