Kicauan Ruhut Sitompul Yakin dengan Biar Pak Jokowi 2 Periode

Alasannya karena oposisi masih berkoalisi, sementara Jokowi sudah diusung banyak partai politik.

Kicauan Ruhut Sitompul Yakin dengan Biar Pak Jokowi 2 Periode
Kolase foto
Ruhut Sitompul dan Ali Mochtar Ngabalin yang awalnya berhadapan sekarang berada di satu kubu. 

LANGKAH dan strategi politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga hengkangnya Muhammad Zainul Majdi yang akrab disapa TGB atau Tuan Guru Bajang diabaikan Ruhut Sitompul.

Lewat akun twitternya @ruhutsitompul, pemeran Raja Minyak dari Medan itu menyebut Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 cukup Joko Widodo seorang.

Alasannya karena oposisi masih berkoalisi, sementara Jokowi sudah diusung banyak partai politik.

"Biar Pak Joko Widodo saja 2 Periode, 'Kenapa ? Faktanya baru Parpol Pendukungnya yg Sudah Siaaaaaaap menghadapi Pilpres, karena hanya 2 Pasang Calon sedang Pesaingnya masih terus Tarik Ulur Siapa Calonnya tapi mari Kita tetap Sabar Menanti' #2019 Mohon Pak JOKOWI 1X Lagi MERDEKA," ungkapnya lewat akun @ruhutsitompul pada Rabu (25/7/2018).

Selain diusung enam partai dominan, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hanura, Partai Nasdem, Partai PPP, Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB); masyarakat menurutnya sangat cerdas menilai. Hal itu dibuktikannya lewat gelaran Pilkada Serentak 2018.

"Rakyat Indonesia sudah Sangat Cerdas, 'Jadi ta’u Kelompok mana yg selalu mengangkat Politik Indentitas secara Ekstrim selama ini karena sudah terbukti dalam Pilkada2 yg lalu'. Ini sama saja Memercik Air didulang Terpercik muka sendiri. #2019 Mohon Pak JOKOWI 1X Lagi MERDEKA," ungkapnya.

Komentar Ruhut pun ramai ditanggapi masyarakat. Muhammad Nur Fahim berpendapat alasan lawan politik Jokowi terus menekan karena ketatnya sistem pemerintahan yang disusun Jokowi, sehingga pelanggaran maupun penyelewengan tidak terjadi.

"Kenapa mereka akan menjatuhkan jokowi KARENA SISTEM PEMERINTAHAN JOKOWI BEGITU KETAT SEHINGGA ORANG YANG SERING MELAKUKAN SUAP DAN KORUPSI TIDAK BISA LAGI MENJALANKAN AKSINYA #JokowiSAJA2019," tulis Muhammad Nur Fahim lewat akun @Muhammad7Fahim.

"Saking ketatnya PDIP korupsi dimana mana, saking ketatnya kita tidak tahu Ahok dipenjara dimana, saking ketatnya bbm naik, listrik naik, telur naik diam diam, saking ketatnya pertamina maw dijual, saking ketatnya mobil esmeka tidak terlihat," sindir Muhammad Saiful lewat akun @SayRizal.

"Sudahlah, Bang, realistis saja. Sepertinya pujian dan dukungan abang selama ini tak membawa keuntungan dlm karier politik abang. Sia-sia!," tulis Iskandar lewat akun @IskandarElvis menyindir Ruhut.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help