Fadli Zon Ungkap Aturan Main Presiden Hanya Boleh Jabat Dua Periode

Salah satu esensi demokrasi adalah pembatasan dan kontrol kekuasaan melalui pembatasan periode jabatan.

Fadli Zon Ungkap Aturan Main Presiden Hanya Boleh Jabat Dua Periode
Kompas.com
Fadli Zon 

POLEMIK terkait batasan masa jabatan presiden diungkapkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Fadli Zon tidak perlu terjadi.

Hal tersebut disampaikannya Lewat status twitternya, @fadlizon. dirinya menekankan Undang-Undang Pemilihan Umum, hingga Putusan Mahkamah Konstitusi menetapkan seseorang hanya dapat dipilih satu kali setelah menjabat sebagai presiden.

"Munculnya polemik terkait masa jabatan wakil presiden seharusnya tdk perlu terjadi. Baik rumusan konstitusi, UU Pemilu, hingga yurisprudensi Putusan Mahkamah Konstitusi, semuanya telah memberi penegasan yg jelas terkait pengertian masa jabatan dari pejabat negara, mulai dari level kepala daerah hingga presiden," tulisnya.

"Salah satu esensi demokrasi adalah pembatasan dan kontrol terhadap kekuasaan. Salah satunya melalui pembatasan periode jabatan," tambahnya.

Sehingga, perdebatan mengenai apakah jabatan itu dijabat dua kali berturut-turut atau dengan jeda katanya tidak lagi relevan.

Karena hukum dijelaskannya hanya memperkenankan pejabat yang sudah dua kali memegang jabatan untuk tidak menjabat kembali yang ketiga kalinya.

"Itu prinsipnya," katanya.

Seperti diketahui, polemik terkait perpanjangan masa jabatan pernah dilontarkan Ruhut Sitompul pada tahun 2010.

Namun, isu tersebut meredup usai Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, kala itu, menolak dengan tegas usulan yang muncul.

Keputusan SBY merujuk dalam Pasal 7 Amandemen Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 tentang masa Jabatan Presiden.

Dalam Pasal tersebut diatur bahwa seseorang hanya dapat kembali dipilih sekali atau berhak menjabat sebagai presiden selama dua periode.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help