Pemilu 2019

Baru Tiga dari Tujuh Bacaleg ASN yang Mengundurkan Diri

Tiga dari tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan nyaleg tanpa surat pengunduran diri sudah mundur dari jabatannya.

TIGA dari tujuh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan nyaleg tanpa surat pengunduran diri sudah mundur dari jabatannya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangerang Selatan Apendi menjelaskan baru ada tiga nama ASN yang mengurus surat pengunduran diri.

"Yang saya terima baru tiga. Yang pertama dari lurah Pisangan. Kemudian Plt Lurah Cipayung, sama Sekel Pomdok Ranji," ujar Apendi kepada wartawan, Kamis (26/7/2018).

Diberitakan sebelumnya sebanyak tujuh ASN kedapatan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tangsel tidak melengkapi surat pengunduran diri.

Menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 Tahun 2018, para ASN aktif diharuskan keluar untuk mendaftarkan diri sebagai bacaleg.

Ketujuh ASN tersebut adalah Munasik Plt Sekretaris Lurah Pondok Ranji dari Golkar , Subki TKS DPMPTSP Tangsel dari Partai Berkarya, Yayan Gustawan TKS DPMPTSP dari Partai Hanura, Mahmudin Plt. Lurah Cipayung dari PPP, Idrus Plt. Lurah Pisangan dari Partai Golkar, Rohman TKS Kelurahan Perihi Baru, dan H. Ali Rahmat ASN dari PKS.

"Saya sudah membuat surat kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) karena itu kan TKS jadi dia ke pimpinan masing-masing itunya. Permohonan berhentinya," jelasnya.

KPU Tangsel memberikan waktu sampai tanggal 31 Juli nanti bagi para Bacaleg untuk melengkapi berkas-berkasnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved