Uang Rp 190 Juta Didapatkan dari Ratusan Penunggak Pajak Kendaraan

Para pelanggar tersebut diberi pilihan diganjar tilang atau membayarkan pajaknya di loket yang disediakan.

Uang Rp 190 Juta Didapatkan dari Ratusan Penunggak Pajak Kendaraan
Kompas.com
Anggota DPR Komisi VII dari Fraksi Partai Gerindra, Kardaya Warnika terkena razia wajib pajak kendaran di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2018).(Kompas.com/Stanly Ravel ) 

TERDAPAT ratusan pemilik kendaraan bermotor terjaring razia pengesahan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Rabu (25/7/2018).

Sebagian memilih membayar di lokasi razia, namun, banyak pula yang pasrah ketika ditilang.

Kepala Unit PKB BBNKB Jakarta Selatan Samsat Polda Metro Jaya, Khairil Anwar mengatakan, razia kali ini menyasar masyarakat penunggak pembayaran PKB.

Karena sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), STNK harus diperpanjang setiap satu tahun. Baik kendaraan roda dua dan roda empat, kami periksa surat-suratnya untuk memastikan pajak sudah dibayar," kata Khairil.

Para pelanggar tersebut diberi pilihan diganjar tilang atau membayarkan pajaknya di loket yang disediakan.

"Kami sediakan loket jika ada pengendara yang ingin membayar langsung. Tapi jika belum mau membayar, maka dikenakan tilang dan membuat surat pernyataan," katanya.

Menurut Khairil, dalam surat pernyataan, pengendara hanya diberikan waktu lima hari untuk membayarkan pajaknya. Jika melewari waktu yang ditentukan, maka STNK kendaraan akan terblokir.

Dalam operasi gabungan itu, sebanyak 51 kendaraan ditilang dan 211 orang membayar pajak di lokasi.

"Dari operasi kali ini, pendapatan pajak yang kami terima sebanyak Rp.190.093.400," ungkap Khairil.

Pada kesempatan tersebut, Khairil sekaligus menyampaikan Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta tengah melakukan program penghapusan denda PKB mulai 27 Juni hingga 31 Agustus mendatang.

"Ini momentum, masyarakat bisa memanfaatkan kebijakan ini apalagi waktunya masih cukup panjang," ujarnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved