Pedagang Hewan Kurban Semakin Banyak di Kota Bogor, Hewannya Didatangkan dari Luar Bogor

"Kita berkelompok dari Bima, disebar di wilayah Jabodetabek, kita dapatnya di Bogor," tambahnya.

Pedagang Hewan Kurban Semakin Banyak di Kota Bogor, Hewannya Didatangkan dari Luar Bogor
Tribun Bogor
Lapak pedagang hewan qurban di Jalan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (25/7/2018). 

WARTA KOTA, BOGOR - Penjual hewan kurban sudah mulai membuka lapaknya jelang hari raya Idul Adha.

Di Kota Bogor misalnya, sudah ada penjual hewan kurban di beberapa titik.

Baca: Bank Indonesia Nyatakan 4 Nominal Uang Kertas Kadaluarsa per Desember 2018

Satu diantaranya ada di pinggir Jalan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com menyambangi penjual hewan kurban tersebut.

Baca: VIDEO: Hasil Tangkapan Capai 1 Ton Jadi Rebutan Warga Saat Kapalnya Karam di Cilacap

Tak ayal, puluhan hewan kurban sudah mulai dikandangkan tapi ada yang berbeda, di lapak ini hanya tersedia sapi tak seperti lapak lainnya.

"Iya bang ini udah buka dari Minggu lalu, disini cuman sapi aja jualnya," kata Lukman (40) kordinator penjual sapi kurban asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Bima, Rabu (25/7/2018)

Lukman mengaku ingin lebih awal membuka lapak jual beli hewan kurban.

Pasalnya masyarakat atau lembaga, instansi dan masjid akan memborong sapi miliknya seperti pengalaman sebelumnya.

Sedikitnya ada 20 orang temannya berasal dari NTB mereka membawa sapi tersebut menggunakan tronton.

"Ada 20 orang yang ngurus sapi ini mulai dari makan sampai kandangnya. Perjalanan kita seminggu untuk sampai ke Bogor, di Surabaya kita istirahat kan dulu sapi nya biar gak stres kemudian kita lanjut ke Bogor. Iya perlu istirahat bang kasian sapinya nanti stress," ungkapnya.

Menurutnya kualitas sapi NTB tak diragukan lagi karena sapi ini merupakan sapi alam yang makanannya hanya rumput segar dan alami sehingga kualitas dagingnya padat tanpa lemak.

"Makanannya organik, daging padat, 99 persen non lemak tidak ada lemak sapinya terbatas hanya 1000 ekor untuk wilayah Jabodetabek," tandasnya.

"Kita berkelompok dari Bima, disebar di wilayah Jabodetabek, kita dapatnya di Bogor," tambahnya. (Afdhalul Ikhsan)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help