Pilpres 2019

PDIP Bakal Ajak TGB Masuk Tim Kampanye Jokowi

Saat pembentukan tim kampanye, kata dia, diperlukan perpaduan seluruh elemen masyarakat, parpol yang memberikan dukungan, serta para relawan.

PDIP Bakal Ajak TGB Masuk Tim Kampanye Jokowi
Warta Kota/Alex Suban
Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi yang bergelar Tuan Guru Bajang menjawab pertanyaan awak Tribun saat berkunjung di Kantor Redaksi Warta Kota Tribun Network, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018) sore. 

TAK butuh waktu lama bagi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi untuk kembali terlibat di dalam kancah politik nasional.

Setelah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Demokrat, dia akan dilibatkan menjadi bagian dari tim kampanye pemenangan Joko Widodo sebagai presiden di Pilpres 2019.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan mengenai rencana pelibatan TGB.

Baca: Partai Demokrat Duga TGB Mundur karena Ingin Intens Berkampanye Dukung Jokowi

"Tentu saja beliau sudah memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. Mereka yang telah satu napas kepemimpinan memberikan dukungan kepada Pak Jokowi, tentu kami akan ajak sama-sama dalam memimpin," ujar Hasto ditemui di Kantor DPP PDIP, Selasa (24/7/2018).

Saat pembentukan tim kampanye, kata dia, diperlukan perpaduan seluruh elemen masyarakat, parpol yang memberikan dukungan, serta para relawan. Menurut dia, Jokowi membutuhkan tokoh untuk membantu pemenangan di daerah.

"Tim kampanye yang begitu besar, diperlukan juga tanggung jawab di daerah untuk memenangkan Pak Jokowi tersebut," katanya.

Baca: Mundur, Partai Demokrat Doakan TGB Terpilih Sebagai Cawapres Jokowi

Mengenai perpindahan TGB dari Partai Demokrat setelah memberikan dukungan kepada Jokowi di Pilpres 2019, Hasto menilai sebagai angin segar bagi PDIP. Dia menilai TGB akan memberikan nilai tambah bagi tim pemenangan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Tentu saja bagi PDIP sikap yang ditunjukkan oleh beliau, TGB yang memberikan dukungan untuk Pak Jokowi ini merupakan angin segar. Merupakan hal yang sangat positif, dan akan memperkuat kepemimpinan Pak Jokowi, karena beliau juga sangat paham kepemimpinan Pak Jokowi yang sangat memperhatikan daerah-daerah tertinggal tersebut," paparnya. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved