Ozil Mundur dari Timnas Jerman, 'Kalau Bikin Gol Saya Orang Jerman, Kalau Tidak Saya Orang Arab'

Ozil juga mengaku mendapat perlakuan berbeda di dalam kehidupan sosial, meski mendapat berbagai prestasi untuk negara dan individu.

Ozil Mundur dari Timnas Jerman, 'Kalau Bikin Gol Saya Orang Jerman, Kalau Tidak Saya Orang Arab'
www.express.co.uk
Mesut Ozil 

Mesut Ozil secara resmi telah mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari timnas Jerman, pada Minggu (22/7/2018) malam, atau Senin (23/7/2018) dini hari WIB.

Ozil mengunggah surat terbuka yang berisikan tanggapannya kepada kritik yang terus ia terima belakangan ini.

Pemain 29 tahun menyampaikan ketidakadilan yang ia terima selama memperkuat timnas Jerman, terutama saat dirinya berfoto dengan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Bahkan secara terang-terangan Ozil menyinggung federasi sepak bola Jerman (DFB) yang tak mendukungnya sama sekali soal penjelasannya terkait foto bersama Erdogan.

"foto saya bersama ErSetelah dogan, saya diminta Joachim Loew untuk memangkas liburan saya dan pergi ke Berlin untuk memberi penjelasan. Ketika saya ingin menjelaskan alasan di balik foto tersebut, Presiden DFB, Reinhard Grindel justru lecih tertarik soal pandangan politiknya dan mengecilkan pendapat saya," tulisnya.

Ozil juga mengaku mendapat perlakuan berbeda di dalam kehidupan sosial, meski mendapat berbagai prestasi untuk negara dan individu.

"Di mata Grindel dan para pendukungnya, saya adalah Jerman ketika timnas menang, namun ketika kalah, saya hanya seorang imigran," ujarnya, dilansir dari BolaSport.com.

"Karena saya meski saya membayar pajak di Jerman, mendonasikan fasilitas untuk sekolah-sekolah Jerman dan memenangkan Piala Dunia, saya tidak terima di kehidupan sehari-hari. Saya diperlakukan secara 'berbeda'."

Keputusan gantung sepatu tertera di akhir bagian ketiga surat tersebut berbunyi,

"Dengan berat hati dan dengan pertimbangan yang mendalam terhadap peristiwa yang terjadi belakangan, saya (memutuskan) untuk tidak lagi memperkuat timnas Jerman. Saya merasa (menjadi korban) rasialisme dan rasa tidak hormat."

Halaman
1234
Editor: ahmad sabran
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved