BNN Tuding Pemprov Tak Bantu Perangi Narkoba, Ini Jawaban Menohok Gubernur Banten

"Jangankan narkoba, berantas miras sampai kejar-kejar banci saja saya operasi dan turun sendiri ke lapangan," tegas Wahidin.

BNN Tuding Pemprov Tak Bantu Perangi Narkoba, Ini Jawaban Menohok Gubernur Banten
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim 

GUBERNUR Banten Wahidin Halim dianggap tak becus memerangi peredaran narkotika. Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh Kepala BNN Banten Brigjen Nurochman.

Pria yang akrab disapa WH ini pun memberikan jawaban menohok terhadap cibiran tersebut. Ia dengan tegas menampik pihaknya dianggap tidak memiliki komitmen terhadap pemberantasan narkoba.

"Jangan hanya dikarenakan usulan anggaran Rp 30 miliar melalui Pemprov Banten yang tidak setujui, lantas marah-marah dan menuduh Gubernur tidak komitmen terhadap pemberantasan peredaran narkotika," ujar Wahidin kepada Warta Kota, Rabu (25/7/2018).

Baca: Caisar Bakal Berbulan Madu di Kebun Raya Bogor, Gelar Tikar Lalu Makan

Mantan Wali Kota Tangerang ini menambahkan, jangan pula kaitkan dengan pembangunan sekolah, kesehatan, dan pembangunan jalan. Sebab, itu menjadi urusan wajib Pemerintah Provinsi.

Bagi Pemprov Banten, kata Wahidin Halim, pendidikan menjadi garda terdepan, karena prioritas dan bukan sekadar pembangunan fisik sekolah, tapi juga pendidikan akhlaknya.

"Saya berikan bantuan pondok-pondok pesantren juga, agar muncul generasi baik yang berakhlak mulia," ucapnya.

Baca: Kata Caisar, Intan Jatuh Cinta kepadanya pada Pandangan Pertama

Wahidin menerangkan, pada 2017 jajarannya memberikan dana hibah Rp 2 miliar kepada BNN, tapi tidak diterima, lantaran BNN lembaga vertikal yang dananya dari APBN.

Itu sebabnya ia menganggap BNN tidak kooperatif jika memberikan pernyataan seperti itu terhadap Gubernur. Wahidin mengklaim saat dirinya menjabat Wali Kota hingga sekarang, Gubernur tetap berkomitmen tinggi terhadap pemberantasan narkoba. Tapi, hal teknis menjadi tanggung jawab dan urusan BNN.

"Jangankan narkoba, berantas miras sampai kejar-kejar banci saja saya operasi dan turun sendiri ke lapangan," tegas Wahidin.

Baca: Kata Caisar, Intan Jatuh Cinta kepadanya pada Pandangan Pertama

"Kalau soal narkotika, bandarnya saja tembak mati. Sarangnya yang katanya masih ada di lapas ya obrak-abrik sekalian," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help