Ada 36 Warga di Empat Desa Kecamatan Rongga, Bandung, Harus Jalani Rawat Media Usai Makan Tutut

Tak sedikit warga yang membeli dan mengonsumsi keong tersebut dengan harga Rp 2.000 per plastik kecil.

Ada 36 Warga di Empat Desa Kecamatan Rongga, Bandung, Harus Jalani Rawat Media Usai Makan Tutut
Tribun Jabar
ILUSTRASI - Tutut, makanan sejenis kerang atau keong yang meracuni warga karena sudah basi. Tapi tak ada hubungannya dengan isi berita 

Sebagian besar korban berobat ke Puskesmas Gununghalu sebanyak 23 orang, 4 orang ke RS Cililin, dan 9 orang dirawat di Aula Sukaresmi dengan tenaga medis dari Ronga," paparnya.

Polisi yang mendapat informasi itu langsung mengamankan A, penjual tutut tersebut beserta dua orang, lainnya yakni I, seorang pencari tutut dan A yang mengelola atau memasak keong sawah itu.

"Ketiganya sudah kami amankan berikut barang bukti empat plastik tutut sisa jualan, kini sedang dalam pemeriksaan, statusnya masih saksi," tuturnya.

Berdasarkan keterangan, keong sawah itu didapatkan pencari keong sawah berinisial A di Waduk Cirata.

"Seharinya bisa dapat 20 kilogram," ungkapnya.

Keong itu kemudian dijual kepada I untuk dikelola dan dimasak.

Keong yang sudah dimasak lalu dijual melalui penjual berinisial A.

"Penjual ini menjual di empat desa itu, karena satu arah," katanya.

Sementara itu, kini sebagian warga yang keracunan berangsur pulih dan kembali ke rumahnya, sedang sebagian lagi masih mendapatkan perawatan medis.

"Yang masih dirawat 3 orang di Puskesmas Gununghalu, 3 orang di Aula Sukaresmi, sedang di RS Ciliin sudah pulang semua," katanya. (Dedy Herdiana)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help