5 Bulan Dipenjara, Roro Fitria Bisa Bikin Tas

Selama lima bulan di penjara, inilah yang dikerjakan Roro Fitria. Dia mendekam di bui karena narkoba.

5 Bulan Dipenjara, Roro Fitria Bisa Bikin Tas
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria menjalani sidang kasus narkoba yang menjeratnya di PN Jakarta Selatan. 

SEKITAR lima bulan di penjara, rupanya selebritas Roro Fitria banyak belajar mengenai hasil keterampilan tangan.

Saat mendatangi persidangan kasus dugaan kepemilikan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018) Roro terlihat menggunakan tas hasil kerajinan tangan.

Sebelum persidangan, Roro mengaku banyak belajar kerajinan tangan, dari warga binaan atau narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu.

"Iyah jadi aku banyak belajar mengenai kerajinan tanganlah supaya mengisi waktu luang saya di penjara," kata Roro Fitria.

Roro menambahkan, bahwa dirinya bingung harus berbuata apa di dalam penjara

Ia lalu mencoba mempelajari kerajinan tangan.

"Alhamdulillah temen saya di pondok bambu juga support dan alhamdulillah saya mengisi kesibukan dengan membuat tas, dan ada kesibukan saya mengajar menari dan lain sebagaianya," ucapnya.

Roro menjelaskan, tas yang ia kenakan merupakan tas hasil buatannya sendiri didalam penjara. Setelah belajar beberapa bulan, Roro mulai lihai membuat tas.

"Kalau buatnya yah kurang lebih empat hari. Yah ini salah satu kreasi yang saya bikin sendiri," ujar Roro Fitria.

Diberitakan sebelumnya, Roro Fitria ditangkap di rumahnya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Roro ditangkap saat tengah menunggu pesanan sabu dari YK dengan perantara seorang pria berinisial WH.
Saat itu Roro memesan sabu seberat 2,4 gram dengan harga Rp 4 juta dan Rp 1 juta untuk jasa kurir.

Roro berdalih, sabu tersebut akan ia gunakan untuk merayakan valentine bersama rekan-rekan sesama artisnya.

Atas perbuatannya, Roro dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved