330.000 Kendaraan Nunggak Pajak di Jaktim, Pantesan Pajak Tekor

Di Jakarta Timur sebanyak 330.000 kendaraan menunggak pajak. Pendapatan dari pajak kendaraan pun menurun.

330.000 Kendaraan Nunggak Pajak di Jaktim, Pantesan Pajak Tekor
Warta Kota/Joko Supriyanto
Petugas gabungan menggelar razia kendaraan di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. 

SEBANYAK 330.000  kendaraan di wilayah Jakarta Timur tercatat menunggak pajak kendaraan hingga tahun ini.

Dari 330 kendaraan tersebut meliputi 300 ribu kendaraan untuk roda dua, dan 30 ribu untuk kendaraan roda empat maupun truk.

Plt Kaunit PKB dan BBNKB Jakarta Timur, Wigat Prasetyo mengatakan akibatkan penunggakan pajak tersebut membuat capaian pajak tahun ini yang ditergetkan 58 persen hanya tercatat 54 persen.

"Di DKI Jakarta ini banyak kendaraan yang belum daftar ulang sebelum jatuh tempo. Jadi kita sosialisasikan kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor khususnya pajak, Gubernur membebaskan sanksi kendaraan bermotor yang telat membayar, dari tanggal 27 Juni sampai 31 agustus 2018. Ini termasuk sosialisasinya," kata Wigat saat ditemui, Rabu (25/7/2018).

Dikatakan Wigat, untuk kendaraan mewah yang harga jualnya diatas Rp 1 miliar untuk wilayah Jakarta Timur sendiri terdapat 162 kendaraan.

Untuk itu pihaknya terus melakukan razia door to door untuk menyampaikan ke pemilik kendaraan agar taat aturan pajak.

"Di Jaktim setiap seminggu sekali kita lakukan door to door bagi yang telat membayar. Seminggu sekitar 10 kendaraan yang kita samperin ke wajib pajak," katanya.

Sementara itu setelah Gubernur membebaskan sanksi kendaraan bermotor yang telat membayar dari tanggal 27 Juni sampai 31 Agustus 2018.

Maka wajib pajak akan diberikan surat pernyataan yang berlaku selama tiga setelah ditanda tanggani oleh wajib pajak.

"Kalo di pajak belum membayar bisa di bayar di mobil samsling tanpa denda. Namu kalo belum sempet bayar akan kita berikan surat pernyataan sampai 3 hari belum membayar maka kendaraan tersebut kita blokir," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved