Tio Pakusadewo Divonis 9 Bulan Penjara dan Rehabilitasi

Tio Pakusadewo (52) divonis sembilan bulan penjara oleh majelis hakim persidangan, karena terbukti bersalah

Tio Pakusadewo Divonis 9 Bulan Penjara dan Rehabilitasi
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Tio Pakusadewo ketika menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018). 

AKTOR gaek Tio Pakusadewo (52) divonis sembilan bulan penjara oleh majelis hakim persidangan, karena terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika untuk dirinya sendiri.

Hukuman yang diterima oleh Tio, ketika ia menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018) pukul 14.30 WIB dengan agenda vonis majelis hakim.

"Mengadili, Menyatakan terdakwa Tio Pakusadewo tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika untuk dirinya sendiri. Membebaskan terdakwa dari dakwaan primer," kata Ketua majelis hakim, Asyadi Sembiring didalam ruang sidang.

Tio Pakusadewo ketika akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).
Tio Pakusadewo ketika akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Menjatuhkan tindak pidana 9 bulan penjara kepada saudara Tio Pakusadewo (ketuk palu). Menetapkan dan memerintahkan Penuntut Umum untuk segera mengeluarkan terdakwa dari rumah tahanan penjara, sejak putusan ini dikeluarkan. Karena terdakwa menjalani pengobatan dan perawatan melalui rehabilitasi medis di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur selama enam bulan," lanjut Asyadi Sembiring.

Putusan majelis hakim disambut meriah oleh tamu persidangan, yang mayoritas merupakan sahabat, kerabat, dan juga rekan selebritas Indonesia, seperti Ria Irawan, Revaldo, Baim Wong dan kekasihnya.

Usai membacakan putusan, Tio pun tidak mengajukan banding. Ia rupanya menerima putusan hakim dan siap menjalani hukuman yang diterima.

"Saudara terdakwa punya jawaban. Apakah pikir-pikir atau banding?," tanya Asyadi Sembiring.

"Pikir-pikir yang mulia," jawab Tio Pakusadewo.

Jawaban yang sama juga dikatakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum, yang duduk disebelah kanan hakim.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim membatalkan dakwaan primer yang dijatuhkan kepada Tio Pakusadewo, yang sebelumnya Tio dituntut dengan dakwaan primer dengan pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 jo pasal 132 Undang Undang Narkotika.

Hakim pun menggunakan pasal 127 ayat 1 huruf a jo pasal 132 Undang-Undang Narkotikan untuk menjatuhkan hukuman kepada Tio.

Diberitakan sebelumnya, Tio Pakusadewo ditangkap oleh Polda Metro Jaya saat sedang makam malam dikediamannya di Jalan Ampera 1 No. 38 Komplek Mahkamah Agung, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 23.15 WIB.

Tio membeli sabu dari seorang wanita bernama Vina seharga Rp 1,5 juta untuk empat klip sabu.

Tio membeli sabu tersebut pada Sabtu 16 Desember 2017 dari Vina yang mengantarkannya ke rumah Tio. Kemudian, Tio mengonsumsi sabu tersebut pada Minggu 17 Desember 2017.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti seperti sabu seberat 0,410 gram netto berikut alat hisapnya alias bong, cangklong, korek api gas, dan satu unit ponsel LG berwarna gold beserta sim cardnya. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help