Petugas: Ketinggian Air Bendung Ketulampa di Titik Nol, Warga Rasakan Dampaknya

Menurutnya cuaca di Bogor sulit diprediksi, terlebih saat ini musim pancaroba.

Petugas: Ketinggian Air Bendung Ketulampa di Titik Nol, Warga Rasakan Dampaknya
Tribun Bogor
Bendung Katulampa berada di titik nol selama musim kemarau 

WARTA KOTA, BOGOR - Bendung Katulampa kini berada di titik nol.

Bendung yang berada di aliran Sungai Ciliwung ini mengalami penurunan debit air secara drastis di musim kemarau ini.

Baca: Emak-Emak Jadi Pemicu Keributan Saat Laga Berlangsung di Sidoarjo

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (24/7/2018) sekitar pukul 15.00 WIB sampai saat ini debit air sangat kecildan berada di titik nol.

Baca: VIDEO: Patroli Polisi Jambi Hentikan Pemotor Tiga Penumpang, Ternyata Sedang Bonceng Jenazah

Petugas Bendung Katulampa, Mohammad Alwan (35) membenarkan bahwa bendung mengalami kekeringan saat musim kemarau terhitung dari bulan Maret.

"Musim kemarau biasanya kering antara bulan Maret sampai September bahkan sekarang ini debit airnya berada di angka 1.300 artinya ini dibawah normal," katanya saat ditemui TribunnewsBogor.com di kantornya, Jalan Katulampa, Sindangrasa Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (24/7/2018).

"Biasanya yang ramai itu justru pas lagi tinggi saat debitnya berada diangka ratusan ribu, tapi kalau sekarang mungkin masyarakat sekitar yang mengalami," imbuhnya

Namun Alwan tak meyakini kekeringan tersebut akan berlangsung lama.

Menurutnya cuaca di Bogor sulit diprediksi, terlebih saat ini musim pancaroba.

"Kita juga gak bisa memprediksi akan berapa lama kekeringannya, karena sekarang ini musim pancaroba. Disebut musim hujan kemarau disebut hujan tapi kemarau ya begitulah Kota Bogor, jadi kita gak tau betul, cuman ya itu kalau kering begini warga sekitar yang merasakan air sumurnya kering," pungkasnya. (Afdhalul Ikhsan)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved