Pensiun, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Ingin Menduduki Jabatan BUMD Baru

Rayendra menginsyaratkan bakal menempati posisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Bekasi sebagai direktur utama.

Pensiun, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Ingin Menduduki Jabatan BUMD Baru
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji terlihat menangis saat disambut ASN Pemkot Bekasi, Selasa (24/7/2018). Rayendra bakal pensiun pada 1 Agustus 2018. 

WARTA KOTA, BEKASI---Isak tangis mewarnai kedatangan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji di kantornya, Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (24/7/2018).

Para aparatur menangis haru dan sedih karena Rayendra selaku birokrat tertinggi di kota berjuluk Patriot ini akan memasuki masa pensiun pada 1 Agustus 2018.

Kedatangan Rayendra juga disambut tarian khas Bekasi oleh sejumlah penari perempuan.

Baca: Satpol PP Tanggpi Keluhan Tokoh Masyarakat Tidak Bisa Masuk ke Kantor Pemkot Bekasi

Kepada aparatur dan wartawan, Rayendra menyampaikan bakal menetap di Kota Bekasi meski nyatanya pria yang berusia 60 tahun ini terlahir di Kota Bandung.

"Saya mungkin istirahat dulu dari rutinitas sambil menunggu pelantikan Bang Pepen (Rahmat Effendi) sebagai Wali Kota Bekasi periode 2018-2023," kata Rayendra saat acara pelepasannya di Plaza Pemerintah Kota Bekasi.

Baca: Ini Maksud Kedatangan Tokoh Masyarakat ke Pemerintah Kota Bekasi

Dalam kesempatan itu, Rayendra menginsyaratkan bakal menempati posisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Bekasi sebagai direktur utama.

Akan tetapi ia enggan ditempatkan di BUMD yang sudah terisi pejabatnya.

"Kalaupun saya ditempatkan di suatu posisi (BUMD), saya tidak akan mau menggeser orang lain yang sudah menempatinya," kata Rayendra.

"Saya maunya BUMD yang baru seperti pengelolaan pasar dan sampah. Di situ pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar untuk dikelola," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, Kota Bekasi memiliki lima BUMD.

Baca: Tokoh Masyarakat dan Lintas Agama Kecewa terhadap Penjabat Wali Kota Bekasi

Kelima perusahaan pelat merah itu adalah PDAM Tirta Patriot yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih, BPR Syariah di bidang perbankan, Sinergi Patriot di bidang pengelolaan minyak dan gas, serta Mitra Patriot bergerak di bidang transportasi.

Terakhir PDAM Tirta Bhagasasi yang berkompeten dalam pengelolaan air bersih.

Akan tetapi saham kepemilikan BUMD ini masih tergabung dengan Kabupaten Bekasi dengan komposisi 45 persen milik Kota Bekasi dan sisanya 55 persen milik Kabupaten Bekasi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help