Pemkot Tangerang Ingin Berdayakan PKL, Sekaligus Berikan Denda yang Luar Biasa

Hal ini diakui langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Ia menjelaskan, jajarannya sangat kewalahan mengatur para PKL tersebut.

Pemkot Tangerang Ingin Berdayakan PKL, Sekaligus Berikan Denda yang Luar Biasa
Warta Kota/tri broto
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat membuka Pekan Wirausaha Pemuda di Gedung KNPI Kota Tangerang, Kamis (21/9/2017). 

KEBERADAAN pedagang kaki lima (PKL) di Kota Tangerang kian menjamur, bahkan sulit ditertibkan atau ditata oleh pemerintahan setempat.

Hal ini diakui langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Ia menjelaskan, jajarannya sangat kewalahan mengatur para PKL tersebut.

"Salah satu permasalahan yang disoroti adalah terkait penataan PKL," ujar Sachrudin di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (24/7/2018).

Baca: Daus Mini Sempat Beli Baju Berukuran Sama dengan Anaknya

Rencananya, penertiban PKL itu akan dialokasikan di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang. Menurut Sachrudin, hal ini membutuhkan koordinasi dari lurah serta camat setempat.

"Tidak cuma lurah dan camat, tapi Satpol PP juga bisa bantu tertibkan PKL," ucapnya.

Menurut Sachrudin, pedagang kaki lima kerap mengganggu ketertiban umum. Mereka berdagang sembarangan di pasar lingkungan dan pasar kaget, hingga menutup badan jalan.

Baca: Fahri Hamzah Minta MUI Bikin Fatwa Haram Berkunjung ke Israel

"Selain penataan, kita juga harus memberdayakan para PKL, agar mereka tidak lagi mengganggu ketertiban umum," tutur Sachrudin.

Hal senada diungkapkan oleh Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri. Dadi menegaskan bahwa sanksi yang selama ini diberikan kepada PKL belum memberikan efek jera.

"Harus ada sanksi yang lebih tegas. Kalau perlu berikan denda yang luar biasa," cetus Dadi. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help