Harga Telur Ayam Sempat Meroket, yang Sudah Pecah Pun Diburu Pembeli

Di warung milik Udha dan Sulis di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, harga telur ayam menyentuh angka Rp 26 ribu per kilogram.

Harga Telur Ayam Sempat Meroket, yang Sudah Pecah Pun Diburu Pembeli
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Telur ayam pecah yang dijual di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. 

HARGA yang sempat melonjak membuat telur ayam yang pecah laris di pasaran. Kini, harga telur ayam mulai merangkak turun.

Di warung milik Udha dan Sulis di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, harga telur ayam menyentuh angka Rp 26 ribu per kilogram.

"Sekarang 26 (satu kilo), kemaren 28, udah mulai turun," ujar Sulis di Pasar Ciputat, Selasa (24/7/2018).

Baca: Bawakan Salak Bali, Megawati Tanya Strategi Kemenangan kepada Mahathir Mohamad

Sulis menjelaskan, telur ayam pecah yang ia jajakan laris manis saat harga telur ayam meroket beberapa hari. Harga telur ayam pecah pun lebih murah Rp 2.000 dari harga telur normal.

"Yang pecah 24 (satu kilo), kan sama aja cuma pecah begini, enggak bolong," jelas Sulis.

Rekannya, Udha menerangkan, warungnya bisa menjual telur pecah sebanyak 50-70 kilogram dalam sehari.

Baca: Harus Bayar Uang Pengganti Rp 57 Miliar, Anas Urbaningrum: Tak Cukup Pakai Daun Jambu Satu Kebun

Menurutnya, pemburu telur pecah berasal dari pedagang-pedagang yang membutuhkan telur sebagai salah satu bahannya.

"Kebanyakan warteg dan penjual nasi goreng," ungkap Udha.

Meski lebih murah, masih ada pembeli yang ogah melirik telur pecah lantaran dianggap tidak higienis.

"Bakterinya takut, lebih baik mahal sedikit," ucap Tami yang tengah memborong 3 kilogram telur utuh untuk kebutuhan hariannya. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved