Pila Soeratin Usia 17

Emak-Emak Jadi Pemicu Keributan Saat Laga Berlangsung di Sidoarjo

Keributan ini bermula ketika seorang ibu dari pendukung ASIFAmengeluarkan segepok uang pecahan RP 50.000.

Emak-Emak Jadi Pemicu Keributan Saat Laga Berlangsung di Sidoarjo
Surya Malang
Suasana keributan di tribune Stadion Jenggolo, Sidoarjo saat ASIFA Malang bersua tuan rumah Persida Sidoarjo pada laga Piala Soeratin U-17 zona Jatim, 23 Juli 2017. 

Tak mau kalah, suporter Persida yang juga bapak dari pemain timnya, membalas dengan mengularkan uang tak kalah banyak dengan pecahan RP 100.000.

Puncaknya, satu ibu terlihat memukul pria yang memegang uang.

Tak lama kemudian satu pemain ASIFA datang dari arah berlawan.

Pemain itu menyerang bapak-bapak yang mengibaskan uang.

Kondisi menjadi tidak terkendali sehingga aparat keamanan turun tangan untuk meredakan situasi.

Setelah 15 menit, kondisi kacau akibat keributan ini terkendali.

Namun, bus yang dipakai pemain ASIFA meninggalkan stadion dengan kawalan pihak kepolisan sampai perbatasan kota Sidoarjo.

Hal itu untuk menghindari kemungkinan buruk lainnya.

Kapolsek Buduran, AKP Sujut mengatakan keributan dipicu saling ejek antar suporter.

“Awalnya biasa. Setelah ada suporter mengacungkan uang, suasana jadi panas,” kata Sujut.

“Kami harap suporter yang orang tua pemain ini lebih dewasa dalam memberikan dukungan.”

Keributan pada laga Piala Soeratin U-17 ini cukup memalukan.

Apalagi laga ini tepat pada Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. (Zainuddin)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved