Tukang Tambal Ban Truk Jadi Bakal Caleg, Siap Kampanye Tanpa Dana

Tukang tambal ban truk yang menjadi bakal caleg PKB siap berkampanye tanpa mengeluarkan dana.

Tukang Tambal Ban Truk Jadi Bakal Caleg, Siap Kampanye Tanpa Dana
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Alamsyah, tukang tambal ban truk yang menjadi bakal caleg dari PKB. 

BAKAL calon legislatif (bacaleg) asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tangerang Selatan yang memiliki usaha tambal ban truk mengaku akan berkampanye tanpa dana.

Besarnya angka-angka rupiah yang menjadi modal para caleg lain tidak membuat Alamsyah berkecil hati.

Pasalnya, pria yang punya hobi touring motor itu berniat untuk tidak menggunakan dana dari kantongnya sendiri.

"Niat saya ga pake dana, kalo saya ga pake biaya, saya ga mikirin balik modalnya. Tapi kalo partai nyediain saya pakai," ujar Alamsyah di bengkelnya yang terletak di dekat Institut Teknologi Indonesia, Setu, Tangerang Selatan, Minggu (22/7/2018).

Kendati begitu, Alamsyah yang mendaftarkan diri di Dapil Setu-Serpong Tangsel masih harus merogoh sedikit kocek pribadinya untuk melakukan kampanye-kampanye kecilnya.

"Kalo uang yang ga ngebelit saya, saya berani untuk iklan spanduk dan stiker. Kalo bagi-bagi duit ke warga ga kepikiran sama sekali," pungkasnya.

Selain usaha tambal ban, Pria lulusan SMK Otomotif Pustek ini memiliki usaha agen gas untuk rakyat miskin dan juga bekerja di sebuah perusahaan di BSD sebagai teknisi IT.

"Saya dulu sempet jualan aki juga, tapi ngga lama, ga ada yang pegang lagi selain saya," katanya.

Dari usaha tambal ban truk yang sudah ia geluti sekitar 10 tahun, Alamsyah mengaku mendapatkan penghasilan kotor Rp 500 ribu per hari.

"Itu belom termasuk biaya beli-beli yang lain dan untuk karyawan, kalo karyawan untungnya dibagi 50 50 sama saya," jelasnya.

Alamsyah sudah meniatkan, jika nanti sudah masuk masa kampanye, ia akan bertindak terbalik dari para caleg lainnya dengan tidak mengumbar janji.

"Kalo orang-orang sebelum jadi udah kampanye, kalo saya udah jadi baru kita temuin satu-satu. Kalo janji-janji doang mah dosa," katanya.

Jika nanti dirinya terpilih sebagai anggota dewan, usaha tambal ban akan dialihkan ke saudaranya. Sedangkan jika gagal, Alamsyah tidak akan berhenti untuk merangkul anak muda di daerahnya untuk maju bersama.

"Gagal bukan berarti ga jalan, anak muda tetep saya rangkul. Ga jadi bukan berarti pupus. Kalo ngarep mah ngarep banget jadi karena buat sama-sama juga, tapi ga takut untuk kalah," katanya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved