Tanpa Liputan Media, Soeharto Meninjau Perkebunan Warga Hingga Pelosok Desa

Pada potret pertama, Soeharto terlihat beristirahat di sebuah gubug lusuh yang berada di tengah perkebunan.

Tanpa Liputan Media, Soeharto Meninjau Perkebunan Warga Hingga Pelosok Desa
Warta Kota
Soeharto terlihat beristirahat di sebuah gubug lusuh yang berada di tengah perkebunan. 

TANPA pencitraan dan pengawalan media, meninjau langsung pelosok kampung serta menikmati camilan sederhana.

Kesimpulan itu disampaikan netizen menanggapi potret Presiden Republik Indonesia, Soeharto yang diunggah Siti Hardijanti Rukmana lewat akun instagramnya @tututsoeharto pada Senin (23/7/2018).

Dalam postingan, perempuan yang akrab disapa Mbak Tutut itu menunjukkan, sejumlah potret Soeharto ketika meninjau usaha pembibitan kelapa di daerah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada sekira tahun 1980.

Pada potret pertama, Soeharto terlihat beristirahat di sebuah gubug lusuh yang berada di tengah perkebunan.

Tidak banyak makanan yang tersaji di atas dipan kayu, hanya segelas kopi hitam dan sepiring singkong rebus lengkap dengan blondo buatan rumah.

Kunjungan Soeharto pun terlihat biasa saja, tidak ada hingar bingar penyambutan, setelan jas ataupun pengawal bersenjata lengkap. Kehadirannya pun terlihat tidak dikawal media. Besar dugaan, dirinya justru memotret kunjungannya sendiri menggunakan kamera yang dikalungkannya di leher.

Sosok sederhana Soeharto dinilai netizen juga terlihat dalam potret Soeharto lainnya. Sembari menikmati sebatang cerutu, Soeharto berbincang dengan bawahannya ketika meninjau sebuah perkebunan karet di lokasi yang sama.

"Bapak sedang meninjau perkebunan di daerah Yan Lapa / Rumpin... Termasuk meninjau usaha pembibitan kelapa untuk dibagikan kepada masyarakat. Kira-kira pada tahun 1980-an. Bapak istirahat di gubug di sela-sela peninjauan itu... Minum kopi sambil dahar (makan) camilan kesukaan beliau ... singkong rebus dan kacang rebus," cerita Mbak Tutut lewat akun @tututsoeharto.

"Biasanya kalau di rumah dibuatkan Blondo oleh ibu... Generasi baru mungkin sudah tidak tau lagi apa itu Blondo. Blondo adalah ampas kalau membuat minyak kelapa... Blondo didhahar (di makan) dengan singkong rebus. Uenak tenan itu," tulisnya lagi.

Postingan Istri dari Indra Rukmana sekaligus ibu dari Dandy Nugroho Hendro Maryanto, Danty Indriastuti Purnamasari, Danny Bimo Hendro Utomo itu membawa netizen bernostalgia. rasa salut hingga ungkapan rindu pemimpin bersahaja layaknya Soeharto dituliskan netizen bersusulan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help