Satpol PP Tanggpi Keluhan Tokoh Masyarakat Tidak Bisa Masuk ke Kantor Pemkot Bekasi

Menurut Cecep, sikap yang diambil para petugas sudah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang benar.

Satpol PP Tanggpi Keluhan Tokoh Masyarakat Tidak Bisa Masuk ke Kantor Pemkot Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Abdul Manan sedang memberikan keterangan pers soal kekecewaan tokoh masyarakat dan lintas agama yang tidak bisa bertemu dengan Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, Senin (23/7). 

WARTA KOTA, BEKASI---Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Cecep Suherlan, menanggapi keluhan para tokoh masyarakat dan lintas agama yang tidak bisa masuk ke Plaza Pemerintah Kota Bekasi karena bersamaan dengan apel upacara aparatur, Senin (23/7/2018) pagi.

Menurut Cecep, sikap yang diambil para petugas sudah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang benar.

Di sisi lain, kata dia, hal itu terjadi karena kurangnya komunikasi antara para tokoh dan pemerintah setempat terutama dengan petugas Satpol PP.

Baca: Ini Maksud Kedatangan Tokoh Masyarakat ke Pemerintah Kota Bekasi

"Mungkin kalau komunikasi berjalan dengan baik, beliau akan kami arahkan ke gerbang lain untuk masuk ke dalam Plaza Pemerintah Kota Bekasi," kata Cecep di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (23/7/2018).

Cecep mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku bahwa setiap pagi pagar Plaza Pemerintah Kota Bekasi akan ditutup pada pukul 07.30 WIB.

Pintu gerbang akan dibuka kembali setelah apel upacara selesai.

"Aturan ini berlaku untuk siapa pun yang datang ke kantor pemerintah, termasuk Pak Sekretaris Daerah Kota Bekasi. Jadi bagi siapapun, tidak diperkenankan masuk apalagi melintas saat apel berlangsung," kata Cecep.

Baca: Tokoh Masyarakat dan Lintas Agama Kecewa terhadap Penjabat Wali Kota Bekasi

Meski demikian, Cecep menyampaikan permohonan maafnya kepada para tokoh masyarakat dan lintas agama Kota Bekasi.

Dia berharap, di kemudian hari komunikasi terjalin dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dengan petugas Satpol PP.

"Kritik dari para tokoh menjadi masukan kami juga dalam menjaga ketertiban di lingkungan pemerintah maupun masyarakat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help