Haji 2018

Rice Cooker dan Teko Listrik Masih Ditemukan Petugas di Koper Calon Haji Jawa Barat

Rata-rata alasan mereka karena takut kekurang makan atau sulit mendapat air panas.

Rice Cooker dan Teko Listrik Masih Ditemukan Petugas di Koper Calon Haji Jawa Barat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rice cooker dan pemanas air listrik yang ditemukan di koper calon haji di Asrama Haji Jawa Barat. 

WARTAKOTA, BEKASI--- Petugas Asrama Haji Embarkasi Bekasi Jawa Barat mendapati sejumlah rice cooker dan teko listrik di koper sejumlah calon haji (calhaj).

Menurut Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat, Ajam Mustajam, pihaknya telah melarang jemaah calhaj membawa alat pemasak nasi dan pemanas air saat menjalankan ibadah haji.

"Benda itu ditemukan sudah dari hari pertama, sampai hari ini masih ada saja sejumlah calhaj yang kedapatan membawa alat pemasak nasi dan pemanas air itu," ujarnya, Senin (23/7/2018).

Ajam menjelaskan, kedua benda itu diketahui pada saat pemeriksaan x-ray.

"Jadi pada saat kedatangan koper mereka diperiksa, kan ketahuan kalau ada benda logam gitu. Kita langsung bongkar dan simpan. Karena itu tidak boleh dibawa," ujarnya.

Baca: Inilah Tiga Calon Jemaah Haji Embarkasi Jakarta yang Tertunda Keberangkatannya

Ia menambahkan, pelarangan tersebut merujuk pada pengalaman ibadah haji pada tahun sebelumnya yang sempat terjadi kebakaran lantaran tidak dicabutnya alat pemasak nasi dan pemanas air di hotel tempat menginap jamaah haji.

"Kami padahal sudah melakukan sosialisasi kepada jemaah pada saat bimbingan manasik haji jauh hari sebelum keberangkatan. Barang-barang mana saja yang tidak boleh di bawa. Ya mungkin ini mereka bandel dan coba-coba bawa itu," ucapnya.

Walaupun pihak maskapai penerbangan tidak melarang, namun kata Ajam, barang-barang tersebut akan menjadi persoalan atau mengganggu pelaksanaa ibadah haji.

"Rata-rata alasan mereka karena takut kekurang makan atau sulit mendapat air panas. Saya tegaskan pemerintah telah menyiapkan fasilitas dan akomodasi untuk seluruh jamaah haji yang berada di Makkah maupun Madinah, Arab Saudi, yang cukup dan baik. Jadi tidak perlu khawatir," ucapnya..

Baca: Kegigihan Tukang Becak Menabung 40 Tahun Bisa Naik Haji Berdua Istri

Nantinya, alat pemasak nasi dan pemanas air yang disita akan dibawa dan diserahkan ke PPIH Kabupaten dan Kota sesuai dengan domisili calhaj tersebut.

"Kalau tidak sempat dikembalikan ke daerah bisa diambil ke kami," kata Ajam.

Selain rice cooker dan teko listrik, kata Ajam ditemukan juga barang-barang berupa paku maupun rokok.

"Tahun ini tidak terlalu banyak ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa calhaj. Alhamdulillah calhaj dari Jawa Barat sudah banyak yang mengerti," ucapnya.

"Kami imbau calhaj yang belum berangkat untuk mematuhi segala peraturan yang menyangkut barang bawaan," ucap Ajam.

Seperti diberitakan sebelumnya, sudah ada 22 kloter jemaah haji di wilayah Jawa Barat yang berangkat melalui Asrama Haji Bekasi Jawa Barat

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help