Home »

News

» Jakarta

Media Sosial dan Toko Online Jadi Referensi Belanja Orang Indonesia

Riset tersebut menunjukkan adanya pergeseran tren belanja yang semula konvensional, yakni belanja di pusat perbelanjaan.

Media Sosial dan Toko Online Jadi Referensi Belanja Orang Indonesia
Istimewa
ILUSTRASI belanja online. 

MEDIA sosial dan toko online, seperti diungkapkan Business Development Director Snapcart Asia Pasifik, Felix Sugianto menjadi alat iklan sekaligus referensi belanja efektif, saat ini. 

Hal tersebut merujuk riset yang dilakukan pihaknya selama bulan Ramadan 2018. Riset tersebut menunjukkan adanya pergeseran tren belanja yang semula konvensional, yakni belanja di pusat perbelanjaan, kini beralih lewat toko online

"Ramadan merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya 

masyarakat Indonesia. Untuk mengetahui tren perilaku ini, Snapcart melakukan riset konsumen, diketahui media sosial merupakan media yang paling banyak diakses konsumen untuk mendapatkan informasi program Ramadan," ungkapnya dalam siaran tertulis pada Senin (23/7/2018). 

Tercatat, sebanyak 52 persen responden mengetahui program Ramadan dari media sosial seperti instagram, facebook, twitter dan youtube, sedangkan sebanyak 44 persen tahu melalui iklan di media online. 

Berikutnya, sebanyak 44 persen responden mengaku mengetahui melalui iklan di televisi, sebanyak 27 persen tahu melalui iklan di aplikasi-aplikasi online, sebanyak 18 persen tahu melalui kabar dari mulut ke mulut serta sebanyak 11 persen melalui iklan luar ruang dan sebanyak 9 persen mengetahui iklan dari media massa. 

"Dari data tersebut, diketahui sebanyak 79,2 persen konsumen mengetahui dan mengikuti program spesial Ramadan dari situs-situs belanja online di Indonesia. Tiga yang pertama adalah situs belanja online terbesar di Indonesia, sehingga sangat populer dikunjungi pembelanja online," jelasnya 

Ketiga toko online tersebut antara lain Shopee dengan kunjungan paling tinggi yakni sebesar 73 persen, diikuti oleh Tokopedia sebesar 58 persen, Bukalapak sebesar 30 persen. Sedangkan Lazada sebesar 28 persen, JD.ID sebesar 14 persen dan Blibli 10 persen.

Data riset Snapcart menunjukkan sebanyak 62 persen responden menjawab aktif berpartisipasi dalam program Ramadan Goyang Hujan Emas dan Big Ramadan Sale dari Shopee. 

Sementara sebanyak 45 persen responden menjawab berpartisipasi dalam program Shake-Shake dan Semarak Ramadan Ekstra dari Tokopedia, dan sebanyak 16 persen responden berpartisipasi dalam program Puashake dan Puasale dari Lazada. 

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help