Lima Anak Positif HIV Pernah Kesulitan Mendapatkan Pelayan Kesehatan dan Pengobatan di Tangsel

"Di rumah sakit Tangsel sekitar Tahun 2014 belum ada rumah sakit untuk anak positif HIV," ujar Irwanto.

Lima Anak Positif HIV Pernah Kesulitan Mendapatkan Pelayan Kesehatan dan Pengobatan di Tangsel
Totally Amazing
Ilustrasi serangan HIV bikin tertekan. 

Memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada Tanggal 23 Juli, ternyata masih terdapat beberapa anak yang belum mendapatkan hak kesehatan.

Khususnya anak yang berstatus Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di Tangerang Selatan.

Sebanyak lima anak ODHA di Tangsel pernah kesulitan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan dan pengobatan di Tangerang Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Irwanto selaku Sekertaris Daerah Jaringan Indonesia Positif (JIP) Banten kepada Warta Kota di Jalan Saidin, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (23/7/2018).

"Anak yang terinfeksi HIV di Tangsel ada lima, semuanya harus ke Kabupaten Tangerang. Di rumah sakit Tangsel sekitar Tahun 2014 belum ada rumah sakit untuk anak positif HIV," ujar Irwanto.

Data tersebut merupakan hasil temuan yang didapatkan JIP sampai tahun 2017 lalu.

Saat ini ke lima anak Odha itu sudah bisa ditangani oleh pihak RSUD Tangsel sejak tahun 2016 silam.

"Sejak Tahun 2016 RSUD Tangsel sudah mulai memfasilitasi anak-anak ODHA," terang Qorry selaku petugas di RSUD Tangsel.

Perhatian orang tua, kata Irwanto mempunyai peran penting bagi anak-anak yang mengidap HIV/AIDS. "Kalo untuk anak, peran orang tuanya yang penting," jelas Irwanto.

Ia berkaca pada dua kasus sebelumnya yang melibatkan anak-anak ODHA. Salah satu kasusnya terjadi di Cipondoh Tangerang, seorang anak mengalami depresi sampai meninggal dunia setelah dirinya mengetahui ternyata mengidap HIV.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved