Jadwal Pawai Obor Asian Games di Bromo Amburadul, Perlu Mendapat Perhatian Presiden

Awalnya, penyulutan akan dilakukan di bibir kawah Gunung Bromo. Akan ada atraksi penyulutan di bibir kawah.

Jadwal Pawai Obor Asian Games di Bromo Amburadul, Perlu Mendapat Perhatian Presiden
Surya Malang
Susi Susanti saat Pawai Obor (Torch Relay) Asian Games 2018 di lautan pasir Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sabtu (21/7/2018) pagi. 

WARTA KOTA, BOGOR - Jadwal pawai Obor Asean Games 2018 di lautan pasir Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), 21 Juli 2018, berantakan.

Jadwal pelaksanaannya tidak sesuai dengan rencana sebelumnya. Hal itu terlihat dari ketidakjelasan waktu pelaksanaan acara. Info pertama, acara akan dimulai sekira pukul 07.00. Namun, mendadak diubah dan dimajukan pada pukul 05.00.

Baca: Anak Madrasah Ibtidaiyah Kelas 2 Asal Sidoarjo Juara Dunia Lomba Matematika

Namun, kenyataannya acara tetap baru dimulai sekira pukul 07.00. Artinya, ada keterlambatan selama dua jam dari jadwal yang direncanakan sebelumnya.

Baca: Edaaan, Harga Jengkol di Pasar Ciawi Bogor Mencekik Leher Penikmatnya

Selain itu, jadwal pawai juga semakin berantakan saat rencana penyylutan api abadi Asean Games. Pertama, penyulutan akan dilakukan oleh Nabila Syakieb yang sebelumnya dilakukan pawai obor dengan dikawal kuda milik detasemen kavaleri.

Baca: Tahukah Kalau Bom Molotov Sudah Ada Sejak tahun 1930? Ini Sejarah Singkatnya

Baca: Ayo Tebak, Apakah Ini Istana Negara Atau Bukan? Sebelum Tebak, Baca Beritanya Dulu

Akhirnya, Nabila Syakieb batal hadir dan digantikan Susi Susanti. Kedua, lokasi penyulutan juga berpindah.

Awalnya, penyulutan akan dilakukan di bibir kawah Gunung Bromo. Akan ada atraksi penyulutan di bibir kawah.

Namun, mendadak dipindahkan saat hari pelaksanaan pawai. Penyebabnya, lokasi awal yang direncanakan akan ada penyulutan itu mengalami longsor.

Longsor yang terjadi pun cukup dalam sekitar 20 meter lebih. Atas pertimbangan itu pun, pihak panitia memindahkan lokasi penyulutan api di sebelah Pura Poten Luhur yang jaraknya sekitar 1 kilo meter dari bibir kawah.

Permana Suno, Penanggung Jawab Operasional dan Teknis Torch Relay mengatakan pihaknya tidak mau mengambil resiko tinggi. Maka dari itu, pihaknya sengaja memindahkan demi keamanan bersama.

"Kami juga menyampaikan mohon maaf kepada pihak - pihak atas perubahan jadwal pawai obor ini dibandingkan rundown yang sudah muncul sebelumnya. Namun, kami yakin perubahan jadwal ini tidak mengurangi semangat semuanya untuk menyongsong Asean Games dan mendukung Indonesia untuk menjadi juara," pungkasnya. (Galih Lintartika)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved