Home »

News

» Jakarta

Ada yang Tidak Fair, Anies Baswedan Janji Evaluasi Kenaikan NJOP

Gubernur DKI Anies Baswedan akan mengevaluasi kembali kebijakan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa zona di Jakarta.

Ada yang Tidak Fair, Anies Baswedan Janji Evaluasi Kenaikan NJOP
Warta Kota
Ilustrasi 

GUBERNUR DKI Anies Baswedan akan mengevaluasi kembali kebijakan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa zona di Jakarta.

"Saya minta BPRD review ulang. Karena peningkatan sesungguhnya zonasi baru tadi diperlukan untuk yang ada kegiatan komersial. Kalau tidak, sesungguhnya tidak perlu mengalami kenaikan seperti ini. Tapi jangan buru-buru 'oh akan berubah', ini akan dicek dulu datanya," tutur Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Anies mengakui ada beberapa warga yang mengalami kenaikan harga NJOP sebesar dua kali lipat, dan menurutnya hal tersebut tidak adil.

Baca: Jokowi Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Padu, Apapun Pilihan Politiknya

"Secara umum rata-rata kenaikan tidak besar. Tapi ada kasus yang warga merasakan kenaikan dua kali lipat. Itu tidak fair. karena itu saya sudah panggil Kepala BPRD, saya minta review khusus zona yang mengalami perubahan agar kita bertindak adil," papar Anies.

Alasan Anies ingin mengkaji kebijakan tersebut, karena ingin meratakan keadilan pada masyarakat.

"Karena memang kita tidak ingin warga merasakan dibebani, padahal tidak merasakan perubahan kegiatan. Ini lagi proses, saya minta Hari Senin-Selasa mereka presentasikan hasilnya," ujarnya.

Baca: Ini TPS 61 Tempat Deddy Mizwar Mencoblos, Jaraknya Cuma 50 Meter dari Rumah Si Naga Bonar

Anies menjanjikan bagi yang sudah membayar lebih dan nantinya ada perubahan, akan dikembalikan.

"Nanti kita lihat, jangan khawatir soal prosesnya. Kalau ada kelebihan bayar, nanti dikembalikan," janjinya. (*)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help