Eksklusif Wartakota

TGB Zainul Majdi Jawab Hujatan Sejumlah Tokoh: Jangan Repot-repot Jilat manusia Nanti Bisa Kecewa

TGB Muhammad Zainul Majdi membuat video khusus terkait sikap politiknya mendukung Presiden Joko widodo. "Jamgan berepot-repot menjilat manusia."

TGB Zainul Majdi Jawab Hujatan Sejumlah Tokoh: Jangan Repot-repot Jilat manusia Nanti Bisa Kecewa
Kolase foto
Jokowi, TGB, Prabowo 

Tetapi, ujar TGB,  kalau kita berepot-repot mencari kecintaan manusia atau mencari muka kepada seseorang, justru akan membuat kita kecewa.

Baca: Tanggapi Kabar Dipasangkan dengan Jokowi, TGB Nilai Banyak Tokoh Nasional Hebat

Baca: TGB Dukung Jokowi, Politikus PDIP: Kita Juga Bisa Berharap Kejutan dari Rizieq Shihab

"Jangan berepot-repot mencari kecintaan manusia, berepot-repot menjilat manusia, itu bisa akan kecewa. Dan tidak akan membawa kebaikan apa-apa," katanya

Simak ucapan TGB dalam video berikut ini.

Seperti diberitakan sejumlah media,  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi'>Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) akhirnya buka suara soal dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dua periode.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menegaskan apabila omongannya itu adalah pernyataan pribadi dan tidak mewakili pihak atau partai manapun.

TGB menyatakan jika apa yang ia sampaikan adalah semata-mata untuk kepentingan dan kemaslahatan warga Nusa Tenggara Barat.

Dirinya mengaku, keputusan itu ia ambil setelah 4 tahun ia melihat adanya pecah belah umat, terutama pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah.

"Keputusan ini saya ambil setelah empat tahun saya melihat, menilai dan juga pasca pemilukada serentak kemarin terutama. Saya melihat di beberapa daerah, pembelahan itu sudah begitu terasa. Jadi pembelahan antar umat ini luar biasa. Satu mengklaim dialah aspirasi umat dan yang lain bukan umat dan bahkan dengan narasi-narasi dan wacana yang merusak persaudaraan kita," ungkap TGB.

"Jadi pasca Pemilukada saya melihat wacana-wacana dan orasi yang dikembangkan, dan bahkan itu semakin mengkhawatirkan. Mengutip ayat-ayat perang seakan-akan 2019 itu kita akan perang kurusetra antara Pandawa dan Kurawa. Pilihan saya sebagai anak bangsa adalah diam atau bersuara, dan saya memilih untuk bersuara. Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan apa-apa," tambahnya.

Komentar Tokoh Terhadap Sikap TGB

Halaman
123
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help