Ribuan Hektare Bakal Disulap Pengembang Besar Jadi Hunian di Pinggiran Jakarta

Bakal ada ribuan unit rumah tapak di pinggiran Jakarta yang mulai dikembangkan sejak April 2018.

Ribuan Hektare Bakal Disulap Pengembang Besar Jadi Hunian di Pinggiran Jakarta
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi rumah contoh di pameran properti. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Beberapa pengembang besar mulai melakukan ekspansi besar-besar di wilayah penyangga Jakarta.

Selama semester I 2018, tercatat ada dua township baru yang diluncurkan yaitu Millenium City di Parung Panjang, Kabupaten Bogor dengan rencana pengembangan 3.000 hektare (ha) dan Madinah City di Bekasi dengan rencana pengembangan 1.000 hektare.

Millenium City dikembangkan oleh PT Hanson International Tbk. bersama dengan Century Properties Group, perusahaan milik konglomerat Tan Kian.

Baca: Penjualan Rumah Tapak di Kawasan Pinggiran Jakarta Meningkat 6.000 Unit

Proyek ini resmi diluncurkan pada pada April 2018 dengan memasarkan rumah tapak dengan harga mulai Rp 600 juta.

Sementara, Madinah City adalah merupakan kawasan hunian berbasis syariah yang dikembangkan oleh PT Darusalam Madani Properti.

Kawasan ini telah diluncurkan sejak April 2018 lalu dengan memasarkan hunian mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70.

Baca: Penyebab Penjualan Properti Turun Selama Bulan Ramadan 2018

Sementara itu, Harita Group, perusahaan konglomerasi yang dimiliki dan dikendalikan oleh keluarga Taipan Lim Hariyanto Wijaya Sarwono akan masuk ke Kawasan Sentul City mengembangkan bisnis properti lewat anak usahanya PT Cipta Harmoni Lestari.

Mereka akan mengembangkan kawasan hunian seluas 24,6 hektare dengan menggandeng pengembang asal Singapura, Perennial Real Estate Holdings (Perennial) yang meliputi kondominium dengan total luas bangunan 147.000 meter persegi dan perumahan sebanyak 1.700 unit.

Proyek itu akan menelan investasi sekitar Rp 1,6 triliun.

Cipta Harmoni Lestari juga tercatat sedang mengembangkan kawasan perumahan di Tangerang Selatan bertajuk Serpong Banara lewat PT Serpong Bangun Cipta (SBC).

Baca: Bank Indonesia Melonggarkan Aturan Loan to Value dan KPR Inden, Bisnis Properti Bisa Melejit

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved