Ombak 6 Meter Hantam Jateng, Satu Nelayan Hilang Belum Ditemukan

“Kami mengimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu, karena gelombang tinggi ini sangat berbahaya dan bisa datang sewaktu waktu.”

Ombak 6 Meter Hantam Jateng, Satu Nelayan Hilang Belum Ditemukan
Kompas.com/Iqbal Fahmi
PERAHU nelayan menerjang gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah. 

GELOMBANG pasang setinggi 4 hingga 6 meter menerjang pesisir selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta, Kamis (19/7/2018) dini hari. Dilaporkan sejumlah fasilitas umum dan fasilitas milik warga mengalami kerusakan akibat fenomena alam ini.

Kasubbag UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Edi Purwanto ketika dihubungi dari Purwokerto mengatakan, ada dua titik yang mengalami dampak paling parah dari gelombang pasang.

Kedua titik ini yakni di Pantai Sodong dan Pantai Cemara Sewu, Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala.

Baca: VIDEO: KM Joko Berek Tenggelam di Jember, 9 Selamat 5 Tewas 7 Hilang

“Gelombang pasang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 01.00 WIB sampai 03.00 WIB, rata-rata yang terdampak itu warung dan fasilitas umum seperti WC, tidak masuk ke permukiman sehingga tidak ada korban jiwa,” katanya.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, jumlah warung dan kakus umum yang mengalami kerusakan sebanyak 48 unit. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 96 juta.

“Semua bangunan yang rusak memang masuk di kawasan sempadan pantai, sedangkan gelombang pasang menyapu semua kawasan sepanjang 50-75 meter dari garis pantai normal,” ujarnya.

Sementara di Kebumen, gelombang tinggi tidak hanya merusak bangunan warung, tetapi juga merusak puluhan perahu nelayan yang diparkir di bibir pantai Desa Pasir, Kecamatan Ayah.

Kepala BPBD Kebumen, Eko Widianto masih mendata kerusakan yang terjadi di wilayah Kebumen.

“Kerusakan perahu nelayan cukup banyak, masih dalam pendataan, kalau obyek wisata yang paling parah di Pantai Suwuk, Desa Tambak Mulyo, karena agak landai,” ujarnya.

Dari pantauan BPBD Kebumen, hingga pukul 10.00 WIB, gelombang pasang masih terus terjadi.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help