NJOP Terlalu Tinggi, Warga Dapat Ajukan Keberatan

Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI menyatakan bahwa bagi wajib pajak dapat mengajukan permohonan untuk penurunan NJOP.

NJOP Terlalu Tinggi, Warga Dapat Ajukan Keberatan
istimewa
Ilustrasi 

KEPALA Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Safrudin mengatakan bahwa bagi wajib pajak dapat mengajukan permohonan untuk penurunan NJOP.

Hal ini seperti yang dikeluhkan warga DKI Jakarta usai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menaikkan NJOP di beberapa zona wilayah Jakarta.

"Pak Gubernur punya kebijakan bahwa ini nanti bisa diajukan dalam pengurangan. Pengurangan PBB per individu yang harus mengajukan," tutur Faisal dalam sambungan telepon, Kamis (19/7/2018).

Faisal mengatakan bahwa nantinya ketika wajib pajak melakukan pengajuan, Pemprov DKI akan melakukan survei untuk melihat kesanggupan individu tersebut.

"Kita lihat kemampuan Wajib Pajak sendiri. Kan mereka mengajukan nanti kita survei ke sana seperti itu. Contoh dia mengajukan pengurangan ternyata dia org mampu, bangunan mewah dia di zona itu gak mungkin kita kasih pengurangan," ujar Faisal.

Dirinya pun tidak menjanjikan bahwa pengajuan yang dilakukan pasti akan disetujui karena akan melihat lagi data-data yang ada di lapangan.

"Tergantung dari data yang ada. Dari kondisi wajib pajak. Kita prinsipnya keadilan, pajak itu keadilan dari pengirangan itu berdasarkan keadilan," tuturnya.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved