Dipasangi Erator dan Nano Bubble, Bau Tidak Sedap Kali Sentiong Berkurang

Bau busuk Kali Sentiong dikurangi dengan memasang erator dan nano bubble. Sampah di kali itu juga diangkuti.

Dipasangi Erator dan Nano Bubble, Bau Tidak Sedap Kali Sentiong Berkurang
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kali Sentiong yang kotor dan busuk dekat Wisma Atlet Asian Games di Kemayoran permukaannya ditutupi jaring hitam. 

BAU tidak sedap yang biasanya timbul dari Kali Sentiong, Tanjung Priok, Jakarta Utara kini mulai berkurang. Setidaknya hal tersebut yang dirasakan oleh warga sekitar selama beberapa bulan terakhir. 

Seorang warga, Nur mengatakan bahwa bau tidak sedap yang biasanya timbul dari Kali Sentiong kini mulai berkurang. Kondisi itu jauh berbeda dibanding dulu ketika bau tidak sedap menjadi hal biasa bagi warga sekitar kali. 

“Udah nggak bau lagi, sampahnya aja udah mulai bersih. Kalau dibanding dulu dengan sekarang, baunya udah berkurang, dulu mah bau banget. Itu pas tahun 2017, ya enam bulanan ini lah udah mulai berkurang,” katanya, Kamis (19/7).

Warga lainnya, Umar menambahkan kondisi Kali Sentiong sekarang ini sudah lebih manusiawi ketimbang dulu. Selain hilangnya bau tidak sedap, sampah yang selama ini memenuhi Kali Sentiong juga sudah berkurang drastis.

“Sekarang tuh sampah udah jauh berkurang. Sejak ada pasukan oranye jadi berkurang sampahnya. Kalau kayak begini kan enak, nggak pusing juga kalau pas lewat sini, masa tiap hari harus nyium sih,” ujarnya.

Kasubag Kepegawaian Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Supriyono mengatakan Kali Sentiong berwarna hitam dan sempat mengeluarkan bau tidak sedap lantaran limbah rumah tangga yang dibuang ke aliran kali tersebut.

Namun kondisi itu berubah drastis setelah Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memasang erator dan nano bubble di Kali Sentiong sejak satu bulan lalu. Kedua alat itu dipasang untuk mengurangi bau tidak sedap saja. 

“Erator ada dua di sini (Waduk Sunter), di Kali Item ada tiga, sama nano bubble. Nano bubble fungsinya sama, untuk mengurangi bau. Kan kalau menghilangkan (bau), kami nggak mungkin dalam waktu dekat,” kata Supriyono.

Pemasangan tersebut juga berkaitan dengan perhelatan Asian Games 2018. Pasalnya kali tersebut berada persis di belakang Wisma Atlet Kemayoran, yang menjadi tempat penginapan para atlet internasional pada saat Asian Games 2018 berlangsung.

“Ini kan kaitannya dengan Asian Games, makanya di sekitar Wisma Atlet semua dibenahi. Tujuan sebenarnya supaya mengurangi bau tidak sedap di sini. Kini baunya juga sudah berkurang setelah ada erator kan,” ucapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved