Koran Warta Kota

Bingung Tiang Bambu Bendera Viral

Lurah Penjaringan, Depika Romadi, kaget masalah pemasangan puluhan bendera negara peserta Asian Games 2018 di wilayahnya menjadi kontroversi.

Bingung Tiang Bambu Bendera Viral
Warta Kota

Bambunya pendek, tapi semangat mereka tinggi sekali," tulis Anies.

Ia justru menyatakan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain.

"Saya berharap, tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik mereka," ujarnya.

Maka, Anies pun memerintahkan bendera yang sudah diturunkan oleh PPSU itu dipasang lagi.

"Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap pastikan keamanan dan kerapiannya," tegasnya.

Memprihatinkan

Menindaklanjuti instruksi Anies, maka Rabu kemarin puluhan bendera itu kembali dipasang di tempat semula, antara Pluit Junction dan Emporium Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pantauan Warta Kota di lokasi, puluhan bendera tersebut dipasang di atas pagar pembatas jalan.

Bendera-bendera itu diikat pada bambu yang sudah dicat warna putih. Pada bambu itu juga ditempelkan tulisan nama negara yang benderanya terpasang.

Kondisi puluhan bendera yang terpasang warnanya masih bagus. Hanya saja pada bagian pinggirannya tidak dijahit sehingga terlihat berantakan.

Bendera yang terlihat antara lain bendera Thailand, Vietnam, Bangladesh dan lainnya.

Sementara kondisi pagar pembatas jalan yang ada juga sangat memprihatinkan.

Kondisinya sudah berkarat dan ada beberapa bagiannya yang hilang. Pagar pun bolong-bolong.

Sisa pawai

Terkait pencopotan dan pemasangan kembali puluhan bendera itu, Lurah Penjaringan Depika Romadi memberikan penjelasannya.

"Itu (pencopotan) karena viral. Karena viral, biar nggak ramai, mereka yang piket cabut (bendera)," katanya, Rabu (18/7/2018).

Depika menolak bahwa tindakan pencopotan tersebut merupakan instruksinya.

Namun demikian dirinya mengetahui pencopotan puluhan bendera sehingga bisa diambil tindakan secepatnya.

"Nggak (instruksi) tapi saya tahu mereka cabut. Tapi memang habis dicabut kita rapikan, kita simpan, makanya begitu ada arahan (Gubernur) kita bisa langsung cepat pasang lagi," jelasnya.

Mengapa dari jumlah 46 negara peserta Asian Games, hanya 28 negara saja yang benderanya dipasang?

Menurut Depika, bendera-bendera yang dipasang berasal dari pawai replika obor Asian Games 2018 yang digelar pada Minggu (15/7/2018).

"Awal pawai itu, benderanya lengkap 46 dibawa. Tapi setelah pawai, kan namanya anak-anak, ada yang dia bawa pulang, ada yang dia taruh. Jadi ini sisa, ini mereka yang kumpulkan, yang mereka pasang," ucapnya. (jhs/dwi/m)

Berita selengkapnya baca koran Warta Kota edisi Kamis, 19 Juli 2018

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved